Bandara Komodo Labuan Bajo; Siap Di Darati Pesawat Boeing



Kontributor : Teks: Ernawati / Foto-Foto: Ist

September Mendatang

Labuan Bajo, NTT, Kabarindo- Pesawat Boeing 737 dapat mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal September mendatang. Guna merealisasikan hal itu, pihak bandara terus mengebut pengerjaan landasan pacu di dekat bandara tersebut.

Pendaratan Boeing di Bandara Komodo akan mempengaruhi harga tiket. Bila kini harga tiket Labuan Bajo - Denpasar Bali dan sebaliknya mencapai Rp 1.400.000 per orang, maka nilai tersebut akan turun menjadi Rp 400.000 - Rp 500.000 per orang.

"Saat ini Bandara Komodo sepanjang 1.850 meter, dan nanti akan menjadi 2.150 meter. Sekarang sepanjang 300 meter sedang dikerjakan," kata Kepala Bandara Komodo Labuan Bajo, Fuadani, kepada Beritasatu, di Labuan Bajo, Rabu (10/7) seperti dilansir dari laman beritasatu.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga sedang meratakan dua bukit dekat pantai yang tak jauh dari pangkalan bandara yakni Bukit Kelumpang dan Bukit Cinta. "Kami sedang meratakan Bukit Kelumpang, tak lama lagi selesai dan akan langsung mengerjakan Bukit Cinta," kata dia.

Menurut Fuadani, targetnya Bandara Komodo bisa didarati pesawat Boeing 737 pada awal September 2013. "Itu berarti saat Sail Komodo Bandara Komodo bisa didarati pesawat Garuda Boeing 737 yang ditumpangi Pak Presiden RI," kata dia.

Fuadani mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang membangun terminal Bandara Komodo dengan luas bangunan 3.300 meter persegi. Pantuan Beritasatu pembangunan terminal bandara tiga lantai itu sudah selesai sekitar 50 persen, yakni konstruksi dan atap. Sayang pekerjaan tersebut tengah terhenti sementara.

"Pembangunan terhenti karena dana tahap pertama untuk kontruksi dan atap sebanyak Rp 46 miliar sudah habis. Pengerjaan sudah terhenti satu bulan. Pengerjaan baru akan dilanjutkan dalam beberapa pekan ke depan, setelah anggaran tahan kedua sebanyak Rp 93 miliar cair," ujarnya.

Bila rampung, terminal bandara mampu menampung sekitar 600-700 orang. "Akan bertambah sekitar 300 kapasitas. Saat itu, terminal baru mampu menampung 400 orang per hari, yang dilayani oleh empar armada pesawat jenis Foker," paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Manggarai Barat, Rofinus Mbon, ketika ditanya soal kesiapan Pemkab Mabar dalam menyambut Sail Komodo pada 14 September 2013 mengatakan bahwa seluruh persiapan dilakukan Pemerintah Pusat. Pemkab Mabar hanya menyediakan lapangan untuk pameran.

"Termasuk barang dan stand untuk dipamerkan disiapkan oleh Pemerintah Pusat," kata dia.












Berita Lainnya
PMI Rilis Aplikasi Android Kesiapsiagaan Bencana; Untuk Masyarakat

Jakarta, Kabarindo- Palang Merah Indonesia (PMI) meluncurkan aplikasi Mass Rapid Assesment (MRA), yang merupakan aplikasi berbasis android yang dapat digunakan masyarakat untuk berbagi informasi seputar bencana yang


Panglima TNI; Pastikan Lagi Untuk Jamin Keamanan Investor Asing

Jakarta, Kabarindo- Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko.

Ia secara resmi membuka acara ceramah Ekonomi oleh Prof. Gustav F. Papanek, seorang Profesor Emiritus bidang Ekonomi di


Kemendag; Dukung IFW 2015

Jakarta, Kabarindo- Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan meyakini potensi Indonesia menjadi pusat fesyen muslim dunia.

Keyakinan ini disampaikan Direktur Jenderal PEN Nus


Chevrolet; Marakkan Pameran Otomotif Surabaya (POS) 2014

Surabaya, Kabarindo- Chevrolet Indonesia kembali memeriahkan Pameran Otomotif Surabaya (POS) yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya pada Rabu-Minggu, 29 Oktober-2 November 2014.
 
Maria Sidabutar, Direktur