Advan Rilis Vandroid S5E; Ponsel Tablet 5,7 Inci

Kontributor : Teks: Ernawati / Foto-Foto: Ist

Siap Bersaing

Jakarta, Kabarindo- Produsen komputer lokal Advan meluncurkan ponsel tablet (phablet) berukuran 5,7 inci; Vandroid S5F.

"Peluncuran produk ini menjadi pembuktian Advan dalam mengubah pandangan kalau brand local kalah saing dengan brand internasional," kata Marketing Director Advan Andy Gusena di Jakarta, Senin seperti dilansir dari laman antaranews.

Phablet terbaru berbentang layar lebar ini dilengkapi dengan teknologi IPS beresolusi HD yang menghasilkan gambar tajam dengan sudut pandang luas.

Dilengkapi dengan kamera belakang 13MP dan kamera 3 MP, produk ini dilengkapi fitur seperti panorama, multi angel view, smile detected, continuous 99 shots dan editing foto.

Produk ini hadir dengan prosesor quad-core 1.2GHz dengan OS Android 4.2.1 Jelly Bean dan koneksi Internet hingga HSPA+.

Dengan harga Rp2.999.000, produk ini bisa menjadi alternatif dari produk-produk pembanding seperti Samsung Galaxy S III.






  







Berita Lainnya
Lapangan Gas JTB; Serap 6.000 Pekerja

Jakarta, Kabarindo- Proyek pengembangan lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) akan memiliki efek berganda bagi masyarakat setempat dengan menyerap sekitar 6.000 pekerja lokal pada masa puncak proyek.


Keppel Land; Siap Bangun Apartemen Mewah

Jakarta, Kabarindo- Keppel Land Limited (Keppel Land) melalui anak perusahaannya, PT Sukses Manis Tangguh, telah menandatangani kesepakatan jual beli lahan dengan Bank Central Asia untuk mengakuisisi lahan


Perusahaan Asal Jiangsu; Gerakkan 24 Proyek

Nanjing, China, Kabarindo- Perusahaan-perusahaan asal Provinsi Jiangsu, China, menjalankan 24 usaha di Indonesia dengan nilai investasi sebagian proyek yang sedang berjalan sejumlah 32 miliar dolar AS.


PusbangPerfilman Fasilitasi Komunitas Film Kupang; Film Nokas Raih Apresiasi Di Ajang BIFF 2017

Lippo Kota Mall, Kuta, Denpasar Bali, Kabarindo- Tidak hanya warga Kota Makassar yang berbangga dengan film kearifan lokalnya berjudul Uang Panai yang berseloroh tentang bagaimana tidak mudahnya