PINKY PROMISE; Siap Tayang 13 Oktober Mendatang



Kontributor : Teks; Arul Arista / Foto2: IsT

Kisah Persahabatan 5 Perempuan Berlatar Berbeda

XXI Studio Plaza Senayan, Jakarta, Kabarindo- Anda siap terkesiap dengan akting yang luar biasa dari deretan aktris Agni Pratistha, Alexandra Gotardo, Dhea Seto, Dhea Ananda dan Chelsea Islan.

Dari pressjunket rilis poster baru, trailer, dan Ost yang dinyanyikan Eka Deli dan Afghan sontak membuat redaksi baper dari kisah heroik dan mengharu biru arahan aranger Tya Subijakto.

Kisah 5 perempuan yang harus berjuang melawan kanker payudara dari latar belakang sosial, kondisi perekonomian dan gaya hidup yang siap menguras air mata.

PINKY PROMISE disutradarai Guntur Soeharjanto ini rencana tayang 13 Oktober 2016 persembahan MP Pro Pictures selaku rumah produksi percaya diri persembahkan persahabatan 5 perempuan dengan berbagai karakter dan permasalahan hidup yang berbeda-beda, dalam film ini kita akan difokuskan pada kisah lima wanita hebat yang nantinya akan saling berkaitan satu dengan lainnya.

Mulai dari Tika (Agni Pratistha) yang memulai cerita dengan mempertanyakan “apa itu kegagalan”, kemudian sosok Ken (Dhea Seto) yang muncul dengan diiringi kalimat puitis yang berbunyi “Pemandangan sederhana, mendadak seperti lukisan maestro” dan saat itulah Ken mulai mempertanyakan perasaannya.

Mereka berdua sampai harus plontos akibat proses kemo yang dijalaninya, tidak hanya kedua tokoh tersebut, sosok Vina (Dhea Ananda) dan Farid (Ringgo Agus Rahman) juga hadir dengan permasalahan ekonomi yang menjadi perwakilan potret sosial dari sisi ekonomi bersamaan dengan sisi lainnya.

Redaksi teringat dengan Alm Dg. Nanna sepupu tercinta yang tak kuat dengan Kanker Payudara Stadium 4 dan harus menghembuskan nafasnya di RS. Kanker Dharmais Jakarta Barat beberapa tahun yang lalu dimana redaksi bertindak menjadi Warrior untuk beberapa tahun sehingga tahu persis dilema yang mendera.

Menarik karena memang terinspirasi dari LOVE PINK, sebuah komunitas yang sangat peka terhadap kanker payudara yang menjadi salah satu hal yang sangat menakutkan bagi wanita.

Tapi tenang saja walau trailer, redaksi percaya dengan hadirnya banyak balon berwarna-warni pasti Anda akan takjub dengan berbagai suka cita dari 5 perempuan tersebut sekaligus bangga bagaimana mereka menjadi survival atas penyakit yang dideritanya dan tentu saja membuat mereka makin optimis.

Film Pinky Promise punya tagline "Setiap Janji Punya Warnanya Sendiri" akan mengajak para perempuan lebih paham asa dan arti perjuangan sebenarnya seperti apa.

Ingat, tidak hanya perempuan yang beresiko terkena Kanker Payudara tapi juga lelaki paling tidak dari persahabatan mereka yang saling menguatkan dengan skenario yang Gina memesona menjadikan Guntur kali ini lebih percaya diri atas karyanya yang pastinya dengan angle pengambilan gambar yang memesona dari DOP Enggar Budiono.

Menarik, MPpro dari Muara Grup mendengungkan dengan lantang budaya nonton film nasional di bioskop dan punya beragam nobar sehingga masyarakat punya gaya hidup nonton film sehingga makin banyak penonton film nasional artinya pantas disebut industri.


Makin Penasaran, bukan ?




Berita Lainnya
Lapangan Gas JTB; Serap 6.000 Pekerja

Jakarta, Kabarindo- Proyek pengembangan lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) akan memiliki efek berganda bagi masyarakat setempat dengan menyerap sekitar 6.000 pekerja lokal pada masa puncak proyek.


Keppel Land; Siap Bangun Apartemen Mewah

Jakarta, Kabarindo- Keppel Land Limited (Keppel Land) melalui anak perusahaannya, PT Sukses Manis Tangguh, telah menandatangani kesepakatan jual beli lahan dengan Bank Central Asia untuk mengakuisisi lahan


Perusahaan Asal Jiangsu; Gerakkan 24 Proyek

Nanjing, China, Kabarindo- Perusahaan-perusahaan asal Provinsi Jiangsu, China, menjalankan 24 usaha di Indonesia dengan nilai investasi sebagian proyek yang sedang berjalan sejumlah 32 miliar dolar AS.


PusbangPerfilman Fasilitasi Komunitas Film Kupang; Film Nokas Raih Apresiasi Di Ajang BIFF 2017

Lippo Kota Mall, Kuta, Denpasar Bali, Kabarindo- Tidak hanya warga Kota Makassar yang berbangga dengan film kearifan lokalnya berjudul Uang Panai yang berseloroh tentang bagaimana tidak mudahnya