Sedapnya Burung Puyuh Jamur & Segarnya Mocktail Lava; Di Mercure Surabaya



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Burung puyuh jamur masakan khas Tiongkok

Surabaya, Kabarindo- Anda penggemar masakan berbahan burung dara? Tampaknya anda perlu mencoba masakan dengan bahan burung puyuh yang tak kalah sedap.

Masakan tersebut disajikan Resto Lan Hua di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya dengan nama Tim Burung Puyuh dengan Jamur Hitam dan Jamur Tungku.

Menu tersebut merupakan perwujudan ide dari Asnar Juliandri, Lan Hua Restaurant Manager, yang kemudian diolah oleh chef Lan Hua. Asnar mengatakan, daging burung puyuh juga enak, empuk dan gurih seperti burung dara. Namun selama ini, jarang ada yang menyajikan menu dari bahan ini. Maka chef Lan Hua membuat menu tersebut.

“Selama ini kan umumnya yang dijadikan bahan adalah burung dara. Kalau puyuh, yang diambil telurnya yang mengandung kolesterol tinggi. Daging puyuh seolah terlupakan, padahal tak kalah enak dan lebih sehat dibandingkan telurnya,” ujar Asnar pada Senin (20/3/2017).

Ia mengatakan, burung puyuh merupakan menu khas di Tiongkok dan digemari. Namun di Indonesia jarang ditemui dan disajikan. Daging burung puyuh di-tim dengan jamur hitam dan jamur tunggu sehingga menciptakan paduan rasa yang pas. Jamur juga mengandung antioksidan tinggi yang bagus untuk kesehatan.

Asnar menjelaskan cara mengola Tim Burung Puyuh yang sederhana. Burung puyuh dibersihkan dan dikeluarkan jeroannya. Kemudian dibumbui bawang putih dan merah, lada, garam, gula dan saus Inggris. Selanjutnya di-tim selama 30 menit dan siap disajikan. Menu ini pas disantap dengan nasi putih yang hangat.

Minuman pendamping yang cocok sebagaimana untuk masakan oriental adalah Teh Cina yang berfungsi menggelontor lemak. Ada beberapa jenis teh yang bisa dipilih sesuai selera yaitu jasmine tea, oolong tea, chrysanthemum tea dan puer tea.

Tamu bisa menikmati kelezatan Tim Burung Puyuh dengan Jamur Hitam dan Jamur Tungku hanya seharga Rp.45 ribu.

Bagi yang ingin bersantai dan menikmati mocktail, bisa mencicipi Green Lava dan Pink Lava hasil kreasi Sha’ie, Bar Captain di Coffee Caffee. Bahan dan cara membuat kedua minuman ini sederhana.

Untuk Green Lava, bahannya adalah alpukat, teh hijau, yogurt, susu dan madu atau gula. Namun lebih pas dengan madu. Semua bahan kemudian diblender dan di atasnya diberi wiped cream.

Sedangkan Pink Lava terbuat dari stroberi, es krim vanila, susu, yogurt dan simple syrup, kemudian diblender dan di atasnya diberi wiped cream. Sebagai pemanis, bisa diberi garnish irisan stroberi.

Green Lava maupun Pink Lava bisa dinikmati setiap saat. Kedua minuman ini banyak dipesan terutama saat siang hari yang gerah karena rasanya segar. Namun menurut Sha’ie, Green Lava lebih disukai tamu. Mungkin karena tidak terlalu manis.




Berita Lainnya
Kampanye Satu Pulau Satu Suara; Stop Pencemaran Sampah Plastik Di Laut

Surabaya, Kabarindo-  Kampanye Satu Pulau Satu Suara (One Island One Voice) tahun ini diperluas di lebih dari 100 lokasi di Bali, bertambah dari 55 lokasi pada 2017,


Batik To The Pop; Hadirkan Karya 25 Desainer Jawa Timur

Surabaya, Kabarindo- Kecintaan pada batik selama bertahun-tahun membuat desainer Embran Nawawi bersama rekan-rekannya menghadirkan Batik to the Pop (B2POP) di Tunjungan Plaza 5, Surabaya, pada akhir pekan


McDonald’s Indonesia; Ajak Orang Tua Habiskan Waktu Dengan Anak Saat Akhir Pekan

Surabaya, Kabarindo- Akhir pekan semestinya menjadi hari keluarga dan merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga, entah itu makan bersama atau main bareng.

Keluarga merupakan


8 Judul Persembahan MVP Di Tahun 2018; Awesome !

MVP Graha, Setiabudi, Jakarta, Kabarindo- Apa saja judul-judul film tersebut ?

Dari rilis yang diterima redaksi dan prescon yang baru saja digelar tadi sore, Jumat (23/2).