Ada Lontong Opor Kurma & Es Dengan Kurma; Di Santika Pandegiling



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Sajikan Buffet Ramadhan untuk buka puasa

Surabaya, Kabarindo- Hotel Santika Pandegiling siap memuaskan tamu dengan beragam hidangan pada bulan Ramadhan mendatang.

Ika Fitri Tunjungsari, Humas Santika Pandegiling Surabaya, mengatakan hotelnya akan menyajikan buffet Ramadhan untuk buka puasa nanti. Tamu bisa menyantap makanan dan minuman sepuasnya di Resto Kemangi mulai dari takjil, hidangan pembuka, utama hingga penutup sambil menikmati musik bernuansa Ramadhan.

Menurut Ika, bermacam makanan dan minuman tersebut berganti setiap hari supaya tamu tidak bosan. Selain buffet, tersedia stall-stall yang menyajikan menu khusus seperti laksa, soto mie dan tahu tek. Tamu bisa memesan menu pilihan yang dimasak langsung sehingga menimbulkan aroma yang menggugah selera.

Ia menambahkan, Santika Pandegiling dikenal dengan ciri khas hidangan tradisional dari berbagai daerah di Nusantara. Namun selama Ramadhan, juga disajikan kudapan bernuansa Timur Tengah seperti kebab, martabak dan sawarma.

“Untuk takjil dan hidangan pembuka ada kolak, jajan pasar, gorengan dan kurma yang selalu ada setiap Ramadhan. Untuk hidangan penutup ada buah-buahan dan bermacam es,” ujar Ika pada Selasa (16/5/2017).

Ada dua hidangan spesial yang akan disajikan yaitu Lontong Opor Kurma dan Es Degan Kurma hasil kreasi Chef Ervin Triana. Ia mendapat ide dari buah kurma yang identik dengan Ramadhan, kemudian ia wujudkan menjadi hidangan yang beda dari yang lain.

“Kurma kan selalu disajikan saat Ramadhan dan Lebaran. Tapi ya begitu-begitu saja. Lalu saya bikin jadi Lontong Opor Kurma dan Es Degan Kurma. Kurma mengandung gula alami yang baik untuk kesehatan dan mengembalikan energi setelah seharian berpuasa,” ujarnya.

Chef Ervin menjelaskan, cara membuat lontog kurma beda dengan lontong biasa. Jika lontong biasanya hanya terbuat dari beras, lontong kurma dipadu dengan kurma yang dicincang kemudian dibungkus daun pisang dan direbus 4-5 jam. Setelah itu, didinginkan.

“Kurma cincang ini akan mengikat beras. Tapi perbandingan beras dan kurma harus tepat yaitu 50 gram atau 2 sendok beras dengan dua butir kurma,” ujarnya.

Untuk ayamnya menggunakan ayam kampung karena lemaknya lebih sedikit dibandingkan ayam broiler dan rasanya lebih lezat. Untuk satu porsi, berat ayamnya 150 gram. Sedangkan bumbunya adalah santan, bawang merah dan putih, kemiri, lengkuas, jahe, merica, ketumbar, jintan, sereh, daun salam, daun jeruk dan garam.

“Santan dan kemiri memberikan rasa gurih. Santan bisa diganti susu 200 cc untuk mereka yang khawatir kadar kolesterolnya naik. Susu juga memberikan rasa lebih gurih,” ujar Chef Triana.

Menyantap Lontong Opor Kurma cocok jika ditemani Es Degan Kurma. Bahannya kelapa muda, madu, jeruk nipis dan tentu saja kurma. Cara meraciknya mudah dan sederhana. Campurkan madu 3 sendok dan 2 butir kurma, kemudian panaskan hingga 7 menit. Setelah itu dinginkan. Tuangkan air kelapa dari satu buah kelapa ke dalam gelas, masukkan daging kelapa yang dikerok serta campuran madu dan kurma tadi. Kemudian masukkan separo jeruk nipis untuk memberikan rasa khas pada minuman ini.

Menurut Ika, tamu yang kebanyakan berbuka puasa di Resto Kemangi kebanyakan bukan yang menginap. Mereka diantaranya dari instansi, perusahaan, keluarga dan kelompok misalnya arisan.




Berita Lainnya
AdiSurya Abdi Is Back; 'Bangun' Lagi Balai Kota

Sahid Sudirman Centre, Jakarta, Kabarindo- Anda pasti mengenal baik era Jan Pieterszoon Coen di Batavia 1618-1623 ?

Yah, AdiSurya Abdi yang selanjutnya disebut ASA adalah sineas


Mahasiswa Lampung; Ikut Lomba Tari Di Taiwan

Bandarlampung, Kabarindo- Tiga mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung yang sedang menjalani program student mobility ikut berkompetisi di tingkat internasional dalam perlombaan tari antarmahasiswa asing di


1.767 Peserta Dari 32 Provinsi; Ikut Festival Seni Qasidah Nasional

Padang, Kabarindo- Sebanyak 1.767 peserta dari 32 provinsi dari seluruh wilayah di Indonesia mengikuti Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional Berskala Besar ke XXII tahun 2017 di Kota


Dewi Ardhiani Anastasia Citra; Raih Gelar Grandmaster Wanita Di Serbia

Jakarta, Kabarindo- Pecatur Indonesia, Dewi Ardhiani Anastasia Citra, yang bertanding pada turnamen catur internasional di Novi Sad, Serbia menyabet gelar Woman Grandmaster setelah mengalahkan Grand Master dari