Inilah Para Pemenang FFI 2017; Beragam Tidak Seragam

Kontributor : Teks; Arul Arista / Foto2: IsT

Tidak Dihadiri Oleh Mendikbud RI

Grand Kawanua, Manado, Kabarindo- Ada yang tidak biasa dengan hadirnya Presiden ke-5, Megawati Soekarno Putri.

Ia bersama dengan Sesmem Didik, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid bersama dengan Kepala Bekraf dan Kapusbang Perfilman, Maman Wijaya.

"Salut untuk keberagaman karena kita hadir untuk tidak seragam tapi saling menghargai perbedaan, " papar Darius Sinarthrya saat raih Night Bus sebagai Film Terbaik dan raih Piala Citra.

Berikut Selengkapnya Para Pemenang FFI 2017:


Penata Busana Terbaik adalah:
Gemailla Gea G- Night Bus

Penata Rias Terbaik adalah:
Night Bus- Cherry Wirawan

Penata Artistik Terbaik adalah:
Allan Sebastian - Pengabdi Setan

Penata Effect Visual Terbaik:
Finalize Studio- Pengabdi Setan

Penata Musik Terbaik:
Aghi Narotama Cs Pengabdi Setan

Pencipta Lagu Tema Terbaik:
Pengabdi Setan - The Spouse

Penata Suara Terbaik:
Khikmawan Santosa dan Anhar - Pengabdi Setan

Pemeran Utama Pria adalah:
Teuku Rifnu Wikana - Night Bus

Pemeran Utama Wanita adalah:
Putri Marino - Posesif

Pemeran Pendukung Pria:
Yayu Unru - Posesif

Pemeran Pendukung Wanita Terbaik:
Christine Hakim - Kartini

Pemeran Anak Terbaik adalah:

Muhammad Adhiyat - Pengabdi Setan



Film Pendek Terbaik adalah:

Ruah - Makbul Mubarak



Film Animasi Pendek Terbaik:

Lukisan Nafas - Fajar Ramayel



Film Dokumenter Panjang Terbaik:

Bulu Mata - Tonny Trimarsanto



Film Dokumenter Pendek Terbaik:

Unseen Words - Wahyu Utami



Film Terbaik:

Night Bus



Sutradara Terbaik:

Edwin - Posesif



Penulis Skenario Asli Terbaik adalah:

Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah

Penulis Skenario Adaptasi terbaik adalah:

Rahabi Mandra & Teuku Rifnu Wikana - Night Bus


DOP terbaik:
Ical Tanjung - Pengabdi Setan


Penyunting Gambar Terbaik adalah:

Calvin Nugroho&Sentot utk Night Bus



Lifetime Achievement Award FFI 2017 diberikan kepada Budiyati Abiyoga




Berita Lainnya
AdiSurya Abdi Is Back; 'Bangun' Lagi Balai Kota

Sahid Sudirman Centre, Jakarta, Kabarindo- Anda pasti mengenal baik era Jan Pieterszoon Coen di Batavia 1618-1623 ?

Yah, AdiSurya Abdi yang selanjutnya disebut ASA adalah sineas


Mahasiswa Lampung; Ikut Lomba Tari Di Taiwan

Bandarlampung, Kabarindo- Tiga mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung yang sedang menjalani program student mobility ikut berkompetisi di tingkat internasional dalam perlombaan tari antarmahasiswa asing di


1.767 Peserta Dari 32 Provinsi; Ikut Festival Seni Qasidah Nasional

Padang, Kabarindo- Sebanyak 1.767 peserta dari 32 provinsi dari seluruh wilayah di Indonesia mengikuti Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional Berskala Besar ke XXII tahun 2017 di Kota


Dewi Ardhiani Anastasia Citra; Raih Gelar Grandmaster Wanita Di Serbia

Jakarta, Kabarindo- Pecatur Indonesia, Dewi Ardhiani Anastasia Citra, yang bertanding pada turnamen catur internasional di Novi Sad, Serbia menyabet gelar Woman Grandmaster setelah mengalahkan Grand Master dari