Metland Pasarkan Vila Royal Venya Ubud; Di Bali



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Berdesain kontemporer dengan pemandangan alam yang indah

Surabaya, Kabarindo- Pengembang properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan proyek terbaru Royal Venya Ubud di kawasan Ubud, Bali.

Royal Venya Ubud merupakan komplek vila mewah dan resort hotel yang terletak di lereng bukit. Dibangun di atas lahan seluas 1.6 ha, merupakan komplek vila dan hotel dengan kontur terasering khas persawahan di Ubud dengan total 54 unit vila dan 40 unit hotel. Vila ini memiliki 6 tipe yang terdiri dari satu, dua dan tiga kamar tidur serta pilihan bangunan satu dan dua lantai. Luas bangunan per unit yang ditawarkan mulai dari 60 m2 - 140 m2.

Royal Venya Ubud menawarkan vila fully furnished dan kolam renang pribadi. Air terjun alami yang terletak di kawasan ini menambah sejuk bagi penghuninya. Properti ini dilengkapi berbagai fasilitas premium seperti temple, spa, lounge, funicular, cascade infinity pool, wedding chapel, co-working space, coffee shop terrace, reflecting pond dan outdoor bar.

Anhar Sudradjat, Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk., mengatakan Bali masih menjadi destinasi primadona wisatawan. Kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Bali meningkat setiap tahun.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali selama Januari - September 2017 sekitar 4,555 juta, naik 25,17% dari sekitar 3,639 juta selama periode yang sama pada 2016. Kemudian menurut klasifikasi hotel, tingkat hunian hotel bintang 5 mencapai 78,11%, tertinggi dibandingkan kelas hotel lain. Hal ini membuka peluang bagi industri pariwisata, termasuk bisnis penginapan mewah di Bali untuk terus tumbuh.

“Hal ini mendorong Metland untuk membangun Royal Venya Ubud. Lokasinya strategis di kawasan Ubud yang dikenal dengan seni dan budayanya. Juga dikelilingi oleh obyek wisata terkenal antara lain Monkey Forest, Tegallalang, Bali Bird Park, Goa Gajah dan Istana Ubud,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Minggu (19/11/2017).

Metland menawarkan unit vila dengan kepemilikan strata title, dengan jaminan investasi Return of Investment (ROI) sebesar 24% selama tiga tahun pertama. Jaminan investasi ini akan diberikan kepada setiap pemilik unit sekaligus 3 tahun di depan. Para pembeli yang nantinya menjadi pemilik vila juga dapat menikmati tinggal dengan sistem poin. Poin yang bisa diperoleh hingga 48 poin per tahun. Pengembalian investasi terus berlanjut selama operasional hotel berjalan. Setelah selesai masa garansi 3 tahun pertama, diproyeksikan hasil sewa dari per tahunnya akan tetap stabil dan diharapkan naik pada tahun-tahun selanjutnya seiring laju inflasi dan pengaruh demand-supply di pasar peningapan.

Metland menargetkan konsumen di Jakarta, Surabaya dan Bali. Anhar optimis Royal Venya Ubud akan menjadi ikon baru di wilayah Ubud dan dapat menjadi pilihan tempat menginap bagi wisatawan.

“Dengan menjadi salah satu destinasi wisata favorit, nilai properti di Ubud akan terus meningkat seiring dengan peningkatan harga tanah di daerah ini setiap tahun,” ujarnya.




Berita Lainnya
Komatsu Indonesia; Serahkan Alat Bantu Pendidikan

Jakarta, Kabarindo- Pabrikan alat berat PT Komatsu Indonesia menyerahkan alat bantuan pendidikan untuk 35 SMK dalam partisipasinya mendukung Program Link and Match antara pendidikan vokasi dan industri


Negara Beri Apresiasi Bagi Para Veteran Olahraga; Awesome....!

Jakarta, Kabarindo- Para legenda olahraga Indonesia mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui acara yang bertajuk Anugerah Legenda Olahraga Indonesia, Rabu


Zalora; Jadi E-Commerce Yang Makin Diminati

Jakarta, Kabarindo- ZALORA, destinasi fashion online terbesar di Asia sukses menyelenggarakan hari pertama Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) 2017 dengan memperoleh peningkatan jumlah pendapatan sebanyak 15 kali


Mahasiswa ITS; Ciptakan Gitar Dari Bambu & Rotan Laminasi

Surabaya, Kabarindo- Kekayaan material alam Indonesia telah mendorong Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk menciptakan produk yang inovatif khas Indonesia.

Hal ini dibuktikan oleh empat