PMI-BPBD Jateng; Layani Dapur Umum & Air Bersih

Kontributor : Teks; Asrul Muchsen / Foto2: IsT

Di Tegal-Brebes

Jateng, Kabarindo- Palang Merah Indonesia (PMI) bersama pemerintah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan komunitas relawan lain, membantu masyarakat yang terdampak banjir sejak minggu (11/2) lalu, di Kota Tegal mencakup 1 (satu) kecamatan, Kabupaten Brebes yang mencakup 3 (tiga) kecamatan dan Kabupaten Tegal mencakup 5 (lima) kecamatan.

“Sinergitas pemerintah bersama lembaga lain dalam penanganan dampak banjir sangat membantu warga yang terdampak bencana. Sesuai arahan Gubernur Jateng, kepedulian dan kesiapan terhadap situasi disekitar kita yang rawan bencana, dapat meningkatkan kesiapsiagaan saat darurat sehingga lebih banyak masyarakat yang kita tolong ” ujar Sarwa Pramana, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah saat kunjungan di Brebes, (13/2) kemarin.

Sarwa Pramana yang juga Kalakhar BPBD (Badan Penanggulangan bencana Daerah) Jateng mengharapkan agar banjir segera surut dan warga terdampak bisa beraktifitas normal. “Pemerintah provinsi bersama PMI dan lembaga lain, hingga hari ini masih memberikan pelayanan kepada warga berupa penyediaan makanan (beras, mie instan, telur, roti), air mineral, selimut, terpal, karung dan juga tempat mengungsi bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Di Brebes, dapur umum yang dikelola pemerintah, PMI dan TNI secara rutin menyediakan nasi dan lauk-pauk serta air mineral, sejak senin (12/2) lalu. “Dapur umum menyiapkan kebutuhan makan 3 (tiga) kali sehari, dan telah mendistribusikan lebih dari 21.000 paket nasi bungkus di GOR yang menjadi lokasi pengungsian dan beberapa perkampungan warga yang masih bertahan dirumahnya,” jelas Sarwa bersama Bupati Idza Priyanti dan Wakil Bupati Brebes Narjo di Kwarcab Pramuka Brebes yang menjadi lokasi posko dan dapur umum.

PMI juga memobilisasi 3 (tiga) unit truk tangki air bersih untuk membantu kebutuhan air bersih di Brebes dan Tegal. “Truk tangki air berkapasitas 5.000 liter tiap unit, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga minimal 45.000 liter tiap harinya,” jelas Sarwa saat di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, yang masih terendam banjir antara 40 cm hingga 1 meter (13/1).

Selain truk tangki, PMI Kabupaten Tegal juga menyiagakan 2 (dua) unit Ambulans beserta kru medis dan 1 (satu) unit mobil evakuasi beserta tim evakuasi yang dilengkapi rompi pelampung. “Tim PMI, Dinkes dan Basarnas siaga di sini, untuk mengantisipasi warga memerlukan pengobatan dan evakuasi, seperti kemarin ibu dan anaknya yang masih umur 7 hari, yang mengalami gangguan kesehatan sehingga harus dirujuk,” terangnya.

Pelayanan ini akan berlangsung hingga masa tanggap darurat selesai atau kondisi perkampungan warga sudah normal kembali.




Berita Lainnya
Kampanye Satu Pulau Satu Suara; Stop Pencemaran Sampah Plastik Di Laut

Surabaya, Kabarindo-  Kampanye Satu Pulau Satu Suara (One Island One Voice) tahun ini diperluas di lebih dari 100 lokasi di Bali, bertambah dari 55 lokasi pada 2017,


Batik To The Pop; Hadirkan Karya 25 Desainer Jawa Timur

Surabaya, Kabarindo- Kecintaan pada batik selama bertahun-tahun membuat desainer Embran Nawawi bersama rekan-rekannya menghadirkan Batik to the Pop (B2POP) di Tunjungan Plaza 5, Surabaya, pada akhir pekan


McDonald’s Indonesia; Ajak Orang Tua Habiskan Waktu Dengan Anak Saat Akhir Pekan

Surabaya, Kabarindo- Akhir pekan semestinya menjadi hari keluarga dan merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga, entah itu makan bersama atau main bareng.

Keluarga merupakan


8 Judul Persembahan MVP Di Tahun 2018; Awesome !

MVP Graha, Setiabudi, Jakarta, Kabarindo- Apa saja judul-judul film tersebut ?

Dari rilis yang diterima redaksi dan prescon yang baru saja digelar tadi sore, Jumat (23/2).