
Biography Vivi Diani Savitri
Artikel Lainnya
Di Mata Waktu, Setiap Orang adalah Sama
Pernikahan, Perempuan, Pilihan
Kedekatan Virtual di Dunia Digital
Selesai Tidak Selesai, Kumpulkan
Come out, Angels! Come out, Ghosts!
Libur telah tiba. Hore.
I mean, please. This holiday is overrated.
Bukankah hal yang sama yang kita tau pasti bakal terulang lagi: UAS dan lalu menunggu nilai keluar sambil deg-degan. Tutup buku dan deadline. Killer projects dari klien yang keburu-buru menghabiskan anggaran.
I wish I could just stop the time. No – I wish I could turn back the time. Atau mungkin baiknya, I feel like fastforwarding myself from the present.
Ada pemeo “orang yang berhenti tidak pernah menang. Sebaliknya, para pemenang tidak pernah berhenti”. Seth Godin dalam bukunya The Dip, punya argumentasi lain. Godin menganggap ini nasehat yang buruk.
Godin melihat bahwa pemenang, seperti juga siapa saja, selalu dapat dan berhak berhenti. Bedanya, ia melihat bahwa para pemenang hanya berhenti bila mereka punya alasan yang tepat, dan hanya di saat yang tepat. Pemenang tidak berhenti begitu saja. Dan yang jelas, mereka tidak akan berhenti tanpa hasil.
Liburan seharusnya bisa jadi momen perhentian ini. Memaksakan diri mencari alasan yang tepat untuk perhentian yang ini, jadi tantangan tersendiri.
Karena perhentian di jaman ini selalu disibuki oleh hal-hal remeh temeh yang entah bagaimana terasa besar artinya buat sebagian kita: mengikuti keriuhan kicau di twitter, nonton pertunjukan Victoria’s Secret di tivi kabel dan diam-diam menangisi lipatan lemak di perut, kirim joke ga penting tapi penting untuk bbm group chat lingkar-SMA karena mendadak ingat sudah lama tidak bertegur sapa dengan teman lama. Lagipula, virtualitas adalah dimensi lain dari realitas – bahkan sudah membangun bentuk rutinitas.
Lalu mana waktu untuk berhenti dan siapkan diri jadi pemenang?
Tidak penting untuk bersiap untuk berhenti, rasanya. Keterpaksaan untuk berada di sini, saat ini, di perhentian ini, bisa jadi adalah suatu kesempatan. Pemenang atau bukan, yang terpenting adalah melaluinya. Atau yang seperti dia katakan pada saya malam ini; bagaimana kita menyikapinya.
Karena memang hanya ke depan kita bisa berjalan. Waktu tidak menunggu.
Baiklah – liburan dan UAS, tahun baru atau hari baru, bahkan dalam keterpaksaan pun jelang saja mereka seperti John Mayer nyanyikan:
Come out Angels, come out Ghosts,
Come out Darkness, bring everyone you know!
Im not running, Im not scared
I am waiting, and well-prepared
Im in the war of my life, at the door of my life
Out of time – and there’s nowhere to run.
Selamat jelang tahun baru, semoga setiap hari nanti selalu ada semangat baru.
Minggu, 19 Mei 2013-20:20:28
Minggu, 19 Mei 2013-13:09:18
Minggu, 19 Mei 2013-13:07:07
Minggu, 19 Mei 2013-13:05:51
Minggu, 19 Mei 2013-09:01:48




