Kelas Inspirasi Pasuruan Gandeng Komunitas Sepatumu; Dalam Kegiatan Menyapa Pelajar

 Kelas Inspirasi Pasuruan Gandeng Komunitas Sepatumu; Dalam Kegiatan Menyapa Pelajar

Surabaya, Kabarindo- Kelas Inspirasi Pasuruan bersinergi dengan komunitas Sepatumu mengadakan kegiatan Menyapa Pelajar.

Kegiatan ini menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap pendidikan dengan meluangkan waktu satu hari untuk berbagi bersama anak anak SD negeri di Pasuruan.

Menurut Fahmi Nur Rizky, PIC Kelas Inspirasi Pasuruan, Kelas Inspirasi adalah gerakan para profesional turun ke SD selama sehari untuk berbagi cerita, pengalaman kerja dan motivasi meraih cita-cita.

“Kelas Inspirasi ini tak sekadar menjadi ajang berbagi semangat dalam berjuang mencapai cita-cita dan pengetahuan profesi dalam satu hari. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan silaturahim antara penggerak pendidikan di sekolah dengan kalangan profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Senin (23/11/2015).

Faris Hidayat yang menggawangi Komunitas Sepatumu menjelaskan ide dasar Sepatumu adalah memberikan kontribusi bagi pendidikan di Indonesia. Kontribusi yang dipilih adalah berbagi sepatu untuk pelajar.

“Kalau bicara pendidikan, sepatu sering dikategorikan sebagai kebutuhan tersier dibandingkan guru, bangunan sekolah dan buku. Padahal sepatulah yang membawa langkah kaki adik2 pelajar itu ke sekolah,” ujarnya.

Komunitas sepatumu memperoleh sepatu dengan menggalang dana dengan menjual baju bekas dari para donatur. Beberapa donatur juga memberikan uang tunai untuk pembelian sepatu tersebut. Karena kesamaan visi dan misi tersebut, Kelas Inspirasi Pasuruan bersinergi dengan Komunitas Sepatumu untuk membagikan sepatu pada anak-anak yang membutuhkan.

Dalam kegiatan Menyapa Pelajar, mereka mengerahkan 27 relawan dari berbagai daerah dan profesi daintaranya sekretaris, pengusaha, bidan, desainer grafis dan penyiar radio. Mereka menyapa 114 pelajar di SDN Keduwung I, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan. Para siswa kelas 1-4 diajak bermain edukatif yang merangsang kreativitas. Pada akhir acara, mereka bersama-sama mengganti sepatu lama dengan sepatu yang baru dan menulis cita-cita mereka.

Achmad Faiz Mukhorrobin, koordinator Menyapa Pelajar, berharap kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung di Pasuruan, namun juga di seluruh Indonesia serta menjadi gerakan yang terus tumbuh di masyarakat dan menjadi wahana yang melibatkan lebih banyak lagi pihak guna memajukan pendidikan di Pasuruan.

“Dua puluh tahun lagi, nasib negara ini ada di tangan mereka. Pendidikan mereka bukan tanggung jawab guru saja, tapi juga tanggung jawab saya, anda dan kita semua warga negara Indonesia,” ujarnya.