LSPR Jakarta; Diresmikan Jadi Pusat Kajian ASEAN Dalam Perspektif Public Relations

 LSPR Jakarta; Diresmikan Jadi Pusat Kajian ASEAN Dalam Perspektif Public Relations

Jakarta, Kabarindo- London School of Public Relations (LSPR) – Jakarta dan Direktorat Jenderal Kerja Sama Bidang ASEAN, Kementerian Luar Negeri RI menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama bidang pendidikan, penelitian/pengkajian ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan nota kesepahaman sekaligus peresmian LSPR Centre of Study on ASEAN Public Relations dilakukan oleh Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR (Founder & Director LSPR – Jakarta) dan H.E. I Gusti Agung Wesaka Puja (ASEAN – SOM Leader Indonesia, Director General for ASEAN Cooperation) di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, LSPR – Jakarta, Jl. KH Mas Mansyur Kav. 35, Jakarta Pusat.

Ruang lingkup kerjasama dalam nota kesepahaman ini meliputi penelitian/pengkajian ilmiah mengenai masalah-masalah hubungan dan kerjasama regional ASEAN; pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan sosialisasi dan diseminasi, penyuluhan, ceramah dan dialog yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, para mahasiswa, tenaga pendidik, para penyelenggara Negara/pemerintahan, para penyelenggara sosial, politik, hukum, keagamaan dan sebagainya mengenai hubungan kerjasama regional ASEAN; publikasi dan penerbitan karya akademik yang manfaat nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pengembangan hubungan kerjasama regional ASEAN yang harmonis, kegiatan yang sejalan dengan fungsi dan tugas kelembagaan kedua belah pihak; pendidikan, pelatihan, workshop, lokakarya, seminar dan diskusi dan pembentukan pusat studi ASEAN sebagai lembaga yang melakukan riset, konsultasi, dan publikasi, untuk mempromosikan kerjasama ASEAN kepada pemangku kepentingan secara luas.

Dalam pidatonya, H.E. I Gusti Agung Wesaka Puja menyatakan bahwa “LSPR – Jakarta merupakan perguruan tinggi swasta pertama yang menandatangani nota kesepahaman ini dengan Direktorat Jenderal Kerja Sama Bidang ASEAN, Kementerian Luar Negeri RI dan saya memberikan apresiasi bahwa LSPR – Jakarta bersungguh – sungguh dalam mempersiapkan diri dan ambil bagian dalam mempersiapkan masyarakat jelang ASEAN Economic Community 2015.”

Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, Founder & Director LSPR – Jakarta menyampaikan “Melalui nota kesepahaman ini, diharapkan dapat memberikan kesetaraan akses (equitable access) bagi para akademisi untuk dapat berpartisipasi sekaligus mengambil manfaat dari proses integrasi dan pembangunan komunitas ASEAN sehingga dapat menjadikan ASEAN yang lebih people oriented dan people centered sekaligus mewujudkan mandate dalam Piagam ASEAN untuk pengembangan sumber daya manusia ASEAN”.

Sebagai aktivitas pertama dari LSPR Centre of Study on ASEAN Public Relations pada hari ini juga diadakan peluncuran dan diskusi buku dari Yuliandre Darwis, Ph.D (Dosen Postgraduate Programme LSPR – Jakarta dan Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia) dengan judul “Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 – Prospek Pengusaha Muda Indonesia Berjawa Di Pasar ASEAN” dengan pembicara tamu Erik Hidayat (BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).

LSPR – Jakarta, sebagai institusi pendidikan, memiliki kepedulian tinggi untuk turut berperan dalam mendukung dan bertindak aktif dalam dinamika globalisasi serta mempersiapkan mahasiswa/i yang nantinya siap bersaing secara global, salah satunya dengan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai  partner serta melaksanakan berbagai aktivitas yang dapat membuka wawasan dan mempersiapkan mental sivitas akademikanya.  Pada tanggal 10 Oktober 2014 yang lalu, LSPR dan British Council telah menandatangani Memorandum of  Understanding (MOU) dan siap berkolaborasi dalam meningkatkan kesadaran terhadap Kesetaraan, Perbedaan dan Inklusi (Equality, Diversity and Inclusion)LSPR – Jakarta akan menandatangani MOU. Selain itu, LSPR – Jakarta juga memiliki acara Ambassadors Talk, sebuah diskusi bersama para ambassador yang pada tanggal 17 Oktober 2014 nanti menghadirkan H.E. Bunyan Saptomo, Duta Besar RI untuk Bulgaria dan H.E. Ramli Saud, Duta Besar RI untuk Ethiopia dengan tema “Diplomasi Kebudayaan RI”. Diskusi ini terbuka bukan hanya untuk mahasiswa/i dan dosen LSPR – Jakarta, namun juga dari kampus lainnya.