10 Perusahaan Goes To Frankfurt; Siap Dipinang Produsen Otomotif Jerman

10 Perusahaan Goes To Frankfurt; Siap Dipinang Produsen Otomotif Jerman

Jakarta, Kabarindo- Sepuluh perusahaan komponen otomotif Indonesia pamer kualitas ke Frankfurt, Jerman.

Produk komponen otomotif ini diharapkan dapat menjadi mata rantai produsen otomotif Jerman. "Jerman terkenal sebagai produsen mobil terbesar di Eropa. Tujuh perusahaan otomotif besar dunia bermarkas utama di negara yang dipimpin Kanselir Angela Merkel tersebut, maka tepat kiranya Kementerian Perdagangan mendorong peningkatan ekspor otomotif ke sana,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Nus Nuzulia Ishak.

Perusahaan komponen otomotif itu mewakili Indonesia di ajang bergengsi Automechanika Frankfurt 2014 yang berlangsung di Frankfurt, Jerman, pada 16-20 September 2014. Kemendag menyeleksi dan memfasilitasi kesepuluh perusahaan ini dengan harapan dapat mencapai target ekspor nasional di bidang otomotif. “Promosi komponen otomotif ini menjadi salah satu langkah strategis Kemendag untuk mendukung tercapainya sasaran peningkatan ekspor nonmigas sebesar 5,5%-6,5%; termasuk target peningkatan ekspor produk otomotif yang ditetapkan sebesar 3,5%-4,5% atau senilai USD 4,6-4,65 miliar pada tahun 2014,” tegas Nus. Kemendag optimis target itu dapat dicapai mengingat peluang peningkatan ekspor produk otomotif Indonesia masih terbuka luas. Hal ini terindikasi dari tren positif impor dunia untuk produk otomotif selama lima tahun terakhir sebesar 11,29%; serta tren positif ekspor produk otomotif Indonesia sebesar 25,49% di periode yang sama. Automechanika kali ini diselenggarakan di area seluas 305.000 m2, diikuti oleh sekitar 5.000 peserta, dan dikunjungi sekitar 150.000 pengunjung. Pameran ini merupakan ajang terpenting di antara pameran internasional serupa. Kehadiran sejumlah besar pengunjung yang berasal dari luar Jerman merupakan peluang pasar yang lebih luas. Sebagian besar pengunjung Automechanika datang dari kalangan pengambil keputusan atau yang memiliki pengaruh dalam keputusan pembelian.

Paviliun Indonesia tampil spesial dengan desain yang memikat bertemakan “Trade with Remarkable Indonesia”. Paviliun ini dibangun di atas lahan seluas 100 m2 di Hall 3.1 K95. Produk-produk unggulan yang akan ditampilkan ialah dari PT. Jimco Sukses Indonesia (filter oli, filter udara, dan hidrolik); PT. Buanatama Metalindo (oil filter, fuel filter, water separator filter, coolant filter for automotive, heavy duty, marine, serta generator and machinery); PT. Tri Mega Baterindo (automotive and motorcycle batteries); PT. Waja Kamajaya Sentosa (tools and dies, jigs and fixtures,
serta general stamping parts); PT. Selatan Jadi Jaya (automotive battery and VRLA battery); Indoprima Group (brake lining, brake shoe and brake pads, wire harness and battery cable, combination and ignition switch, clutch facing, wire and tube, leaf spring and coil spring, cylinder head gasket, wire mesh, taps, serta fine blanking and press parts); PT. Supreme Belting Perkasa (v-belt, transmission belt, industrial v-belt, automotive v-belt, agriculture v-belt); PT. Partuni Perdana (gasket); PT. Indobatt Industri Permai (automotive storage battery); serta PT. IRC Inoac Indonesia (rubber automotive and industrial parts). Indonesia sudah dikenal memiliki citra baik sebagai produsen otomotif yang berdaya saing dan penuh inovasi. “Partisipasi Indonesia pada pameran ini tentu saja diharapkan meningkatkan citra serta memperbesar peluang pasar produk otomotif Indonesia ke depannya,” pungkas Nus. Sekilas Ekspor Produk Otomotif Indonesia Pada 2013, total ekspor produk otomotif Indonesia mencapai USD 4,45 miliar. Total nilai ekspor produk otomotif Indonesia pada periode 2009-2013 mengalami tren positif sebesar 25,49%. Adapun lima besar negara tujuan ekspor otomotif Indonesia pada 2013 adalah Thailand, Arab Saudi, Filipina, Jepang, dan Malaysia. Sedangkan, nilai ekspor produk otomotif Indonesia dari Januari-Juni 2014 mencapai USD 2,4 miliar atau meningkat 11,25% dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar USD 2,16 miliar. Jerman menempati peringkat ke-20 sebagai negara pengimpor produk otomotif Indonesia. Selama periode 2009-2013, ekspor otomotif Indonesia terus mengalami peningkatan sebesar 21,84%. Permintaan produk otomotif Indonesia terus bertambah seiring perbaikan ekonomi Eropa.

Hal ini terlihat dari ekspor selama periode Januari-Juni 2014 yang mengalami peningkatan signifikan sebesar 97,51% menjadi USD 20,33 juta dibanding periode yang sama setahun sebelumnya. Nilai ekspor produk otomotif Indonesia pada 2014-2015 ditargetkan meningkat 3,5%-4,5% dengan target nilai sebesar USD 4,6-4,65 miliar. Beberapa negara yang menjadi target peningkatan ekspor produk otomotif antara lain Thailand (6,2%), Arab Saudi (4,02%), Filipina (9,23%), Jepang (0,74%), dan Malaysia (4,02%).