5 Perusahaan USA; Raih Penghargaan Dubes RI

5 Perusahaan USA; Raih Penghargaan Dubes RI

Jakarta, Kabarindo- Lima perusahaan besar Amerika Serikat (AS) menerima Penghargaan Duta Besar RI untuk bidang perdagangan pada "2015 Indonesian Ambassador's Trade Appreciation Night" di Kantor Kedutaan Besar RI, beberapa waktu lalu, di Washington DC, AS.

Para pengusaha ini dinilai menyumbang surplus perdagangan bagi Indonesia. Yang istimewa, para pengusaha AS ini
memuji Indonesia karena keberhasilan bisnisnya banyak didukung produk-produk berkualitas para pengusaha Indonesia.

Duta Besar Indonesia Budi Bowoleksono menyerahkan sertifikat penghargaan pada Ethan Allen Designs, Inc., American Furniture Manufacture, Inc., Desain Selamat, Under Armour, Inc., dan McCormick and Company, Inc. atas upaya mereka memberdayakan dan menjadikan Indonesia sebagai
bagian dari rantai pasokan mereka.

“Penghargaan ini untuk menekankan bahwa perdagangan bilateral yang sukses akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, baik di Indonesia maupun di AS,” ujar Budi di sela-sela acara pemberian penghargaan seperti dikutip dari rilis yang diterima redaksi sore ini.

Budi mengungkapkan, pada 2014 ekspor Indonesia ke AS mencapai hampir USD 28 miliar dengan surplus yang dinikmati Indonesia. "Dengan ini semoga kita dapat menjaga perdagangan bilateral dengan AS sehingga dapat terus meningkatkan surplus Indonesia," katanya.

KBRI mengapresiasi kelima perusahaan tersebut karena telah memanfaatkan kredensial investasi yang sehat, bisnis, dan tenaga kerja dari Indonesia, baik mereka yang memulai sejak lama maupun baru.

“Pada dasarnya perusahaan-perusahaan ini mengakui daya saing Indonesia dan memilih produk Indonesia untuk menjadi bagian integral rantai pasokan global mereka,” lanjut Budi.

Kelima perusahaan itu mewakili sektor furnitur, aksesori, perabotan, pakaian dan alas kaki, serta rempah-rempah dan bumbu.

Atase Perdagangan RI di Washington DC, Made Marthini, mengungkapkan kelima perusahaan itu secara konsisten memuji tenaga kerja Indonesia yang terampil dan handal, misalnya kecerdikan Indonesia dalam hal desain dan produksi.
“Kelima pemenang ini diusulkan menerima penghargaan
Primaduta pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2015,” ungkap Made.

Apresiasi untuk Indonesia
Direktur American Manufacture Company, Inc. sekaligus Presiden Dewan Bisnis Indonesia-AS Harry Chou mengapresiasi pelaku usaha Indonesia atas komitmen dan kualitas tinggi produk-produknya.

Harry Chou mengatakan perusahaannya tidak mungkin dapat memenuhi permintaan yang cukup sulit dari ribuan hotel yang meminta produk perabotan dan desain ruangan secara cepat, namun dapat dipenuhi oleh para produsen Indonesia.

Wakil Direktur Apparel Sourcing Under Armour Peter Gilmore juga mengatakan pebisnis Indonesia merupakan pendatang yang relatif baru di pasar AS, namun menunjukkan  pertumbuhan cukup baik. “Pembelian Under Armour dari pebisnis Indonesia, terutama alas kaki kerja, meningkat 75% antara tahun 2014 dan 2015. Alas kaki kerja merupakan produk Under Armour dengan pertumbuhan tercepat,” ujar Peter.

Senada dengan Peter, Wakil Direktur Bidang Pemerintahan dan Pajak McCormick and Company, Inc. Paul Nolan menyatakan Indonesia menjadi komponen penting dalam rantai pasokan rempah-rempah yang diperdagangkan oleh perusahaannya.

“Kayu manis, lada hitam, lada putih, pala, vanili, dan cengkeh berada dalam deretan produk yang paling ikonik, penting, dan populer. Kami berupaya terus mengembangkan bisnis kami di AS dan seluruh dunia sehingga akan mendorong lebih besar lagi permintaan atas bumbu dan rempah-rempah Indonesia,” ujar Paul.

Sementara itu di bidang furnitur, Indonesia adalah tujuan utama perusahaan-perusahaan AS yang ingin mendapatkan furnitur kualitas tinggi secara berkelanjutan. Presiden Selamat Desain Thatcher Davis mengapresiasi perajin Indonesia yang terampil membuat perabotan ramah lingkungan namun tetap trendi.

Presiden, CEO, dan Ketua Dewan Ethan Allen Designs, Inc., Farooq Kathwary menuturkan banyak keuntungan dari bekerja sama dengan Indonesia adalah sejarah keahlian, para pekerja yang semangat belajar, investasi yang telah di buat dalam teknologi, dan etos kerja tinggi yang dipegang para pekerja dan manajemen. “Kami mengharapkan pertumbuhan berkelanjutan dengan mitra-mitra baru dan Indonesia sudah memilikinya," tandas Kathwary.

Saat ini, lima besar produk ekspor Indonesia ke AS adalah pakaian, alas kaki, karet, makanan laut, dan furnitur.
Sedangkan lima ekspor utama AS ke Indonesia adalah pesawat terbang, kedelai, buah-buahan, peralatan mesin, dan kapas.

Menurut Made Marthini, rencananya acara "2015 Indonesian Ambassador's Trade Appreciation Night" akan menjadi acara tahunan KBRI. “Ini merupakan inisiatif untuk merayakan kemitraaan erat pebisnis AS dengan rekan pebisnis Indonesia,” tutup Made.