BP3TKI Gandeng Polda; Siap Awasi Penempatan TKI

BP3TKI Gandeng Polda; Siap Awasi Penempatan TKI

Manado, Kabarindo- Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bekerja sama dengan jajaran kepolisian daerah mengawasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

"Paling utama adalah mengawasi pintu-pintu keluar seperti bandara atau pelabuhan yang menjadi titik pemberangkatan TKI ilegal ke sejumlah negara tujuan seperti Malaysia, Singapura atau beberapa negara di kawasan asia lainnya seperti Hongkong," kata Kepala BP3TKI Manado Jefry Sigar di Manado, Jumat (16/1).

Sigar mengatakan, pihaknya mengendus jejak penempatan TKI ilegal ke luar negeri memiliki kesulitan tersendiri. Hal itu karena petugas lapangan yang merekrut memiliki cara tersendiri agar tidak terjerat atau tertangkap petugas di bandara ataupun pelabuhan.

"Ketika ditanya petugas biasanya mereka menjawab hanya untuk berkunjung ke luar negeri dalam rangka berlibur atau berkunjung ke rumah keluarga, padahal tujuannya untuk bekerja. Nah apakah petugas akan menahan mereka? itu yang menjadi kesulitan," katanya.

Karena itu, pihak BP3TKI selain bekerja sama dengan petugas kepolisian Polda Sulut juga akan berkoordinasi dengan petugas imigrasi sebelum mengeluarkan paspor kepada warga negara Indonesia yang hendak bepergian ke luar negeri. Minimal sebelum mengeluarkan dokumen paspor petugas dapat mewawancarai lebih detil pemiliknya, apalagi bila berusia muda.

"Paling penting adalah informasi dari masyarakat. Apabila mendengar ada tetangga yang akan berangkat ke luar negeri sebagai TKI tanpa melalui prosedur jelas, laporkan ke pemerintah setempat untuk ditindaklanjuti. Memang ini agak sulit, tapi marilah secara bersama-sama kita bekerja," ujar Sigar seperti dilansir dari laman beritasatu.