BPJS Kesehatan Batam; Catat Ketaatan Pembayaran Iuran 96,25 Persen

BPJS Kesehatan Batam; Catat Ketaatan Pembayaran Iuran 96,25 Persen

Batam, Kabarindo- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat sepanjang 2015 rata-rata prosentase pembayaran iuran dari peserta penerima upah swasta (karyawan perusahaan) mencapai 96,25 persen, jauh di atas rata-rata peserta mandiri 65,87 persen.

"Angkanya belum 100 persen. Namun angka pencapaian dari BPJS Kesehatan Batam lebih bagus dari rata-rata nasional," kata Kepala BPJS Batam yang juga membawahi Karimun, Budi Setiawan di Batam, Minggu.

Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Batam, pada Januari 2015 tagihan Rp17,61 miliar sementara realisasi Rp16,61 miliar atau 94,51 persen. Februari Rp38,475 miliar, realisasi Rp36,257 miliar atau 94,41 persen.

Maret Rp60,989 miliar, realisasi penerimaan Rp47,816 miliar (94,97 persen). April Rp84,064 miliar, realisasi Rp79,963 miliar (95,28 persen). Mei Rp107,562 miliar, realisasi Rp101,895 miliar (94,90 persen).

Juni Rp132,551 miliar, realisasi Rp127,448 miliar (96,33 persen). Juli Rp162,702 miliar, reaisasi Rp155,343 miliar (95,66 persen). Agustus Rp193,687 miliar, realisasi Rp187,924 miliar (97,22 persen)

September Rp225,082 miliar, realisasi Rp218,611 miliar (97,34 persen). Oktober Rp256,407 miliar, realisasi Rp248,668 miliar (97,20 persen). November Rp288,232 miliar, realisasi Rp282,443 miliar (98,22 persen). Desember Rp319,994 miliar, realisasi Rp316,030 miliar (99 persen).

"Untuk yang PPU Swasta memang relatif tertib melakukan pembayaran, sehingga bisa mencapai 96,25 persen. Untuk yang pribadi, masih banyak kendala sehingga kurang maksimal," katanya.

Untuk yang pribadi tercatat prosentase tertinggi pada Januari yang mencapai 72,98 persen. Sementara prosentase terendah terjadi pada Desember 2015 yang hanya 62,36 persen.

"Target kami tahun ini akan lebih maksimal khususnya untuk pribadi. Mengingat kami sudah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, Indomart, dan Alfamart yang memiliki jaringan luas," kata Budi.

Pada 2016, BPJS Kesehatan juga akan menyasar kesertaan pribadi agar lebih meningkat mengingat masih banyak masyarakat belum bergabung dengan program JKN tersebut seperti dilansir dari laman antaranews.