Bandung Creative City Forum (BCCF); Siap Bikin Gebrakan

Bandung Creative City Forum (BCCF); Siap Bikin Gebrakan

Bandung, Kabarindo- Gerakan kreatif di berbagai sektor telah memberi warna sepanjang tahun 2014 dan akan terus berkembang menandai tahun 2015, kata Direkrut Eksekutif Bandung Creative City Forum (BCCF), Fiki Satari, di Bandung, Jumat.

"Tidak bisa dipungkiri gerakan kreatif telah menjadi bagian dari program pembangunan pemerintah dan ekonomi. Ke depan akan tetap menjadi bagian dari dinamika di masyarakat," kata Fiki Satari.

Menurut dia, gerakan kreatif akan menjadi salah satu pendongkrak daya saing pada saat memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN akhir tahun 2015.

Dengan gerakan kreatif, kata dia akan membangun kesadaran untuk berkarya dan mandiri. Selain itu akan menumbuhkan pemberdayaan ekonomi dengan daya ungkit yang signifikan.

"Kreatifitas tidak hanya dalam melahirkan sebuah produk, namun juga merambah ke sektor lainnya termasuk dalam politik. Betapa Pemilu 2014 lalu menjadi ajang adu kreatif," kata Fiki.

Hal sama juga untuk mendorong pemberdayaan kota seperti di Kota Bandung. Gerakan kreatif masyarakat menjadi salah satu kekuatan untuk pembangunan karena keterlibatan dan peran serta masyarakat semakin besar.

"Potensi kreatif di masyarakat cukup besar dan itu bisa dikembangkan lebih maksimal lagi. Kesadaran mereka untuk menjadi bagian dari perubahan ke arah yang lebih baik lebih besar lagi," katanya.

Penguatan jejaring kreativitas di masyarakat terus digalakkan, termasuk oleh BCCF yang menggulirkan berbagai program berbasis jejaring kreatif masyarakat.

"Masyarakat itu ada potensi, mau dan bahkan mampu untuk berbuat untuk menggali potensi masing-masing. Responnya cukup bagus," kata Fiki yang juga Ketua Karang Taruna Kota Bandung itu.

Gerakan kreatif telah mengundang perhatian dan niat dari berbagai lembaga dunia untuk melakukan kerja sama dalam pengembangan masyarakat berbasis jaringan.

Hal itu pula yang dilakukan BCCF yang melakukan kerja sama dengan lembaga asal Jepang dalam gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis jaringan dan potensi wilayah.

"Respon dunia internasional cukup besar terutama dalam gerakan hijau yang ramah lingkungan," kata Fiki menambahkan seperti dilansir dari laman antaranews.