Bank BJB; Raih Indonesia WOW Brand

Bank BJB; Raih Indonesia WOW Brand

Jakarta, Kabarindo- Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten meraih predikat Indonesia WOW Brand Award 2015 untuk kategori "Golden Champion Saving Account" dan "Golden Champion Time Deposit" Bank Umum Kategori Usaha III.

"Penghargaan tersebut merupakan wujud dari komitmen Bank BJB dalam menjaga kualitas dan terus meningkatkan pelayanannya lebih baik lagi kepada nasabah," kata Senior Vice President Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Hakim Putratama dalam rilisnya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, perseroannya memiliki budaya perusahaan "GO SPIRIT" dalam melaksanakan proses bisnisnya., salah satunya dengan memberikan pelayanan prima secara ramah, tulus dan kekeluargaan kepada nasabahnya.

Pada kuartal II/2015 Bank BJB membukukan laba bersih sebesar Rp582 miliar atau meningkat 21,8 persen, total aset naik 22,1 persen hingga mencapai Rp95,9 triliun," paparnya.

Indonesia WOW Brand Award 2015 merupakan apresiasi tahunan atas prestasi yang diraih oleh perbankan berdasarkan riset yang dilakukan melalui pengaplikasian dari teori WOW Marketing. Ajang ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada industri agar dapat memicu gairah suatu perusahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik.

Markplus sebagai penggagas melakukan riset pada bulan Februari-Maret 2015 kepada 1.350 responden dari 18 Kota Besar di Indonesia, yang bertujuan untuk mengetahui Customer Path dari industri jasa keuangan.

CEO MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya memaparkan pendekatan "human to human" merupakan benteng pertahanan yang paling canggih di samping pengembangan teknologi dalam masa ekonomi sulit seperti saat ini.

"Bank BJB telah berada pada jalur yang tepat yaitu dengan menerapkan strategi dan kebijakan di tahun 2015 dengan tetap fokus memperkuat fondasi yang kokoh khususnya berkaitan dengan infrastruktur, IT serta SDM dalam rangka menunjang ekspansi bisnis di tahun-tahun mendatang," kata Hermawan.

BUKU III adalah kategori bank umum dengan modal inti Rp5 triliun sampai dengan kurang dari Rp30 Triliun seperti dilansir dari laman antaranews.