Cathay Pacific Perluas Jaringan Kargo Ke Kalkuta

Cathay Pacific Perluas Jaringan Kargo Ke Kalkuta

Surabaya, Kabarindo- Cathay Pacific Airways mengumumkan perluasan jaringan kargo dengan meluncurkan layanan baru ke Kalkuta, India, mulai 11 Maret 2015.
 
Cathay Pacific akan menjadi satu-satunya maskapai yang menyediakan layanan kargo langsung antara Kalkuta dan Hongkong.
 
Director Cargo Cathay Pacific, James Woodrow, mengatakan jadwal layanan ini akan beroperasi dua kali seminggu melalui rute Hong Kong - New Delhi - Kalkuta - Hongkong. Jaringan ini akan memperkuat kehadiran angkutan maskapai, memberikan pilihan kepada pelanggan dan fleksibilitas yang lebih besar ketika mendistribusikan barang antara Asia Selatan dan bagian lain dunia.
 
"India merupakan pasar yang penting bagi Cathay Pacific dan kami sangat senang untuk membangun jaringan ke lima tujuan di negara ini. Layanan baru ke Kalkuta akan meningkatkan pengiriman pakaian dan produk makanan lainnya ke dan dari India dengan mengambil keuntungan dari fasilitas kelas dunia kami di Hongkong untuk menghubungkan jaringan kargo kami yang komprehensif," ujarnya pada Selasa (3/3/2015).
 
Cathay Pacific sudah mengoperasikan layanan kargo ke 46 tujuan di seluruh dunia meliputi Bangalore, Chennai, Delhi, Hyderabad dan Mumbai di India.
 
Maskapai tersebut juga merilis angka trafik gabungan Cathay Pacific dan Dragonair untuk Januari 2015 yang menunjukkan peningkatan jumlah penumpang serta tonase kargo dan pos yang diangkut dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2014.
 
Cathay Pacific dan Dragonair mengangkut penumpang sebanyak 2.612.964 orang selama Januari, meningkat 2,7% dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2014. Tingkat isian penumpang menurun 0,7 poin menjadi 82,7% sementara kapasitas diukur dalam kursi yang tersedia per kilometer (ASKs), meningkat sebesar 7,3%.
 
Kedua maskapai tersebut membawa 147,275 ton kargo dan pos pada Januari lalu, meningkat 12,5% dibandingkan pada Januari 2014. Tingkat isian kargo dan surat naik 2,9 poin menjadi 63,4%. Kapasitas kargo/surat diukur dalam ton per kilometer, naik 8.9% sedangkan revenue tonase per kilometer (RTKs) naik sebesar 14,1%.
 
General Manager Revenue Management Cathay Pacific, Patricia Hwang, mengatakan terjadi permintaan yang kuat seusai liburan Natal dan Tahun Baru. Namun, permintaan antara Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek lebih rendah dari yang diantisipasi dan peningkatan jumlah penumpang tidak dapat mengikuti peningkatan kapasitas.
 
“Yield penumpang dipengaruhi oleh melemahnya mata uang tertentu, termasuk Euro, Yen, Dolar Kanada dan Australia, serta pergeseran Tahun Baru Imlek yang berubah dari tahun ke tahun," ujarnya.
 
General Manager Cargo Sales & Marketing Cathay Pacific, Mark Sutch, menambahkan permintaan menurun setelah akhir tahun yang padat pada 2014. Namun pasar masih relatif naik, terutama di jalur Amerika Utara. Lalu lintas dari pasar Hongkong dan Tiongkok lebih kuat dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu.
 
“Kami melihat permintaan selama Januari berkembang dan pada akhir bulan, kami mengoperasikan jadwal penuh untuk kapal barang,” ujarnya.