Citra Pariwara; Rayakan 30 Tahun Ajang Kompetisi Kreatif Periklanan Indonesia

Citra Pariwara; Rayakan 30 Tahun Ajang Kompetisi Kreatif Periklanan Indonesia

Jakarta, Kabarindo- Citra Pariwara, satu-satunya festival kreatif periklanan di Indonesia yang terselenggara secara konsisten setiap tahun, pada tahun ini memasuki tahun ke-30.

Diselenggarakan oleh Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) DKI Jaya, kegiatan ini mendapatkan animo yang sangat besar dari para pelaku industri periklanan.

“Kami mengusung tema 30 years of creative evolution mengingat dunia berubah sangat dinamis dan dunia periklanan secara inklusif melibatkan disiplin dari berbagai bidang seni hingga teknologi.”, tutur Charlie Aziz, ketua P3I DKI Jaya. Rangkaian kegiatan Citra Pariwara 2017 ini ditutup dengan malam anugerah Citra Pariwara 2017 pada hari Jumat 8 Desember 2017 di Epiwalk Kuningan.

Tema inklusif ini terutama terlihat dari pembicara-pembicara seminar Citra Pariwara yang berasal dari berbagai bidang di luar industri periklanan. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah Citra Pariwara, semua pembicara seminar berasal dari luar industri periklanan”, ujar Mia Fawzia, koordinator Seminar Citra Pariwara 2017. Pembicara-pembicara tersebut terdiri dari Najwa Shihab (jurnalis), Joko Anwar (sutradara), Andanu Prasetyo (pendiri Kopi Tuku), Jim Geovedi (teknologis dan pakar machine learning), Teza Sumendra (musisi), Diela Maharanie (illustrator), Alfatih Timur (CEO kitabisa.com), Iman Usman (Chief of Product & Partnership Ruangguru), Leonika Sari (Founder ReBlood), Leon Zheyoung & Liestya Magdalena (Lastday Production).

Seperti dengan penyelenggaraan Citra Pariwara sejak 2006, juri-juri berkelas internasional kembali diundang untuk menjuri di ajang ini. “Setiap tahun kami mengupayakan terjadi peningkatan kualitas kreatif di industri ini, sehingga kami selalu mengundang juri-juri pemenang ajang kreatif iklan internasional untuk menjadi juri Citra Pariwara”, tutur Anne Ridwan, koordinator penjurian dan merangkap wakil ketua panitia Citra Pariwara 2017.

Adapun ketua-ketua juri yang memimpin penjurian Citra Pariwara 2017 ini terdiri dari CK Tan, Chief Creative Officer Amber China untuk Panel 1 (Print, Radio, Film, Out of Home, Direct Promotion, Non-Conventional, Integrated and Print Craft Category); Kazuhiro Shimura, Creative Director Dentsu Inc. Japan untuk Panel 2 (Digital Category); Pradeep Harikrishnan, Chief Executive Officer IPG Mediabrands Indonesia untuk Panel 3 (Media Category); Ratna ‘Sasa’ Puspita, Executive Creative Director Bates CHI & Partners Jakarta untuk Panel 4 (BG & Daun Muda Category); dan Firman

Halim, Executive Creative Director MullenLowe Indonesia untuk Panel 5 (Fim & Radio Craft Category).

Hakuhodo Indonesia kembali mengulang prestasi mereka di tahun 2016 dengan meraih posisi Advertising Agency of the Year 2017. Dengan meraih 3 best of medium, 5 Gold, 21 Silver dan 19 Bronze. Peringkat Advertising of the Year berikutnya adalah MullenLowe Indonesia pada posisi ke-2 dan Dentsu Indonesia pada posisi ke-3.

Sedangkan untuk gelar Digital Agency of the Year 2017 berhasil diraih Mirum Jakarta. Media Agency of the Year 2017 diraih Mindshare Indonesia, Production House of the Year 2017 diraih Nayfosindo Production. Advertiser of The Year 2017 pada tahun ini diraih oleh JakartaGlobe. TV Station of the Year 2017 diraih oleh beIN SPORTS.

Pemenang Daun Muda Awards, kompetisi kreatif untuk pelaku industri berusia di bawah 29 tahun, diraih oleh Febi Elsadiora dan Rahmi Amelia dari Iris Jakarta. Sedangkan pemenang BG Awards, kompetisi kreatif untuk mahasiswa diraih oleh Joy Gloria Harendza dan Nita Elviani Limman dari Universitas Kristen Petra Surabaya.

Penghargaan Advertising Agency of the Year 2017 kepada Hakuhodo Indonesia diserahkan oleh Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Dorothea Devita R.M, Deputy Director - Advertising Kompas. “Merupakan sebuah kebanggaan melihat perkembangan industri periklanan yang secara konsisten terus meningkatkan kualitas melalui ajang Citra Pariwara ke-30 ini. Semoga terus lahir talenta muda berbakat yang akan membesarkan periklanan nasional dan ekonomi kreatif tentunya”, ujar Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif.

“Perjalanan panjang Citra Pariwara tidak terlepas dari kekompakan dan dukungan dari seluruh pelaku industri periklanan. Dan tentunya juga para pihak sponsor, yang telah bersedia membantu kami dalam menjalankan ajang kebanggaan insan industri periklanan Indonesia. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya”, ungkap Elwin Mok, ketua panitia Citra Pariwara 2017.