Coffee Toffee Adakan Audisi Silver Barista; Uji Kenaikan Level

Coffee Toffee Adakan Audisi Silver Barista; Uji Kenaikan Level

Surabaya, Kabarindo- Coffee Toffee mengadakan audisi Silver Barista di kafenya di JX International pada Jumat dan Sabtu, 2-3 Desember 2016.

Penyelenggaraan ini telah memasuki tahun ke-lima dan merupakan rangkaian selebrasi Cofffee Toffee 10th Anniversary dengan tema Passion.

Karlinda Agustina, Public Relation & Promotion PT Coffee Toffee Indonesia, menyebutkan audisi tersebut diikuti 23 barista, 5 diantaranya perempuan. Mereka berasal dari seluruh outlet Coffee Toffee di Indonesia diantaranya Malang, Palangka Raya, Banjarmasin, Jember, Pangkalan Bun, Bogor, Depok, Padang termasuk Surabaya.

Ia mengatakan, audisi tersebut merupakan uji kenaikan level dari junior barista ke silver barista. Untuk mengikuti audisi, seorang barista harus sudah berpengalaman satu tahun sebagai Junior Barista.

“Audisi Silver Barista merupakan tahapan bagi Junior Barista yang ingin meningkatkan level ketrampilan dan keahliannya sebagai seorang barista. lni merupakan kesempatan bagi barista untuk meningkatkan level mereka,” ujar Karlinda.

Barista adalah profesi yang bertugas meracik dan menyajikan kopi yang berbasis espresso kepada pengunjung outlet. Mereka juga dituntut untuk komunikatif dan memiliki pengetahuan tentang kopi yang luas dan benar.

Coffee Toffee menyadari pentingnya peran seorang barista dalam bisnis kopi. Mereka merupakan garda terdepan di bisnis coffee shop. Profesi barista adalah profesi yang memiliki jenjang karir. Karena itu, Coffee Toffee memberikan kesempatan kepada Junior Barista untuk meraih level yang lebih tinggi.

Setiap peserta audisi wajib meracik tiga macam minuman kopi dalam waktu 15 menit yaitu espresso, cappuccino dan Signature Coffee kemudian menyajikan kepada 4 juri senior termasuk pemilik Coffee Toffee, Odi Anindito. Selama proses persiapan dan pembuatan minuman, akan dinilai juga ketepatan menggunakan alat, kerapian penyajian serta kebersihan mesin kopi dan tempat penyajian.

Salah satu peserta, Riani, Assistant Captain di Coffee Toffee Depok, yang sudah 4 tahun menjadi barista di kafe tersebut. Ia mengaku agak deg-degan mengikuti audisi tersebut. Ini merupakan kesempatan kedua, karena ia gagal pada audisi tahun lalu.

“Dulu kurang persiapan karena ikut mendadak. Jadi kurang fokus. Sekarang benar-benar siap dan optimis lulus,” ujarnya bersemangat.