Delapan Peserta Terbaik; Wakili Surabaya Dalam Audisi Primadona

Delapan Peserta Terbaik; Wakili Surabaya Dalam Audisi Primadona

Surabaya, Kabarindo- Delapan peserta terbaik mewakili Surabaya dalam audisi Primadona yang digelar MNCTV di Hotel Inna Simpang pada Sabtu hingga Minggu malam, 19-20 Desember 2015.
 
Mereka adalah Anna Mardiana, Fajar Eastu dan Fitri Zenita dari Surabaya, Novita Sari (Gersik), Melysa Dwiyanti (Magetan), Yanuar Eka Pradona (Tulung Agung), Titin Hanike (Solo) dan Melly Fitriastuti dari Banjarmasin.
 
Mereka akan menjalani tahap karantina & kontes di Jakarta, bersaing ketat dengan para kontestan lainnya dari Jakarta dan Makassar.
 
Kedelapan orang tersebut terpilih dari 20 peserta yang mengikuti audisi tahap kedua pada hari Minggu dengan juri artis, Joel Kriwil. Joel mengaku cukup kelimpungan untuk menentukan siapa saja yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
 
Ia mengungkapkan, para peserta memiliki suara yang bagus dan keunikan masing-masing. Selain menyanyi, mereka memiliki bakat menarik lainnya seperti akting, menari, presenting, modeling. Ada pula yang bisa menyanyi kosidah.
 
Audisi di Surabaya diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kota di Jatim, bahkan dari luar provinsi dan luar pulau, diantaranya dari Banjarmasih & Samarinda. Mereka antri mendaftar sejak Sabtu pagi untuk unjuk kebolehan di depan juri tim MNCTV dalam tahap pra audisi dan audisi internal. Dari jumlah tersebut kemudian diseleksi menjadi 20 peserta untuk mengikuti audisi tahap kedua yang akhirnya dipilih 8 peserta terbaik yang lolos ke Jakarta.
 
Selain di Surabaya, audisi juga diadakan di Makassar pada hari yang sama dengan di Surabaya dan di Jakarta pada 9 Januari nanti.
 
Menurut Maysari Nur Maliki, Associate Producer MNCTV, audisi diadakan di Surabaya, Makassar dan Jakarta karena ketiga kota ini merupakan kantong dangdut di Indonesia berdasarkan hasil survei Nielsen.
 
“Surabaya, Makassar dan Jakarta banyak menelurkan penyanyi dangdut berbakat,” ujarnya.
 
Maysari menjelaskan, Primadona merupakan program pencarian bakat penyanyi dangdut khusus perempuan untuk usia 15-30 tahun. Mereka bukan hanya harus bisa membawakan lagu dangdut, namun juga diharapkan memiliki bakat lain seperti akting, menari dan presenting.
 
“Primadona merupakan bentuk konsistensi MNCTV dalam menyelenggarakan ajang pencarian penyanyi dangdut berbakat sekaligus untuk menjaga regenerasi para penyanyi dangdut," ujar Noersing, Managing Director MNCTV.
 
Maysari menambahkan, ajang tersebut diharapkan dapat menelurkan bintang-bintang dangdut baru yang tidak hanya bisa menyanyi, tapi juga memiliki kemampuan lainnya. Ia optimis, program tersebut akan disukai pemirsa sehingga mampu memperkuat posisi MNCTV sebagai stasiun televisi “rumah dangdut”.