Desa Wisata; Tawarkan Alternatif Akomodasi

Desa Wisata; Tawarkan Alternatif Akomodasi

Sleman, Kabarindo- Sebanyak 12 desa wisata yang tersebar di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan keunikan potensi lokal dan keramah tamahan masyarakat siap memenjadi alternatif akomodasi bagi wisatawan selama libur lebaran.

Dari rilis yang diterima redaksi dari paparan tertulis Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Jum’at 18 Juli 2014 di kantornya Jl. KRT Pringgodiningrat No.13 Beran Tridadi Sleman Yogyakarta.

Ayu menambahkan bahwa libur lebaran tahun 2014 ini tercatat selama 9 (Sembilan) hari sejak tanggal 26 Juli hingga 3 Agustus 2014 mendatang. Pada saat libur lebaran kali ini beberapa desa wisata menawarkan alternatif akomodasi  penginapan bagi wisatawan baik domestik maupun manca negara. Selama libur lebaran memang pengelola desa wisata belum memberikan layanan paket wisata secara utuh diantaranya disertakannya atraksi kesenian, budaya dan berbagai kegiatan layaknya pada hari-hari biasanya.

Hal tersebut dikarenakan warga masyarakat di desa wisata juga mengalami kesibukan tersendiri. Namun sekedar hanya menginap atau live-in di desa wisata dan bersosialisasi dengan warga masyarakat sekaligus menikmati suasana alami pedesaan tetap dapat dilakukan setiap saat.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan yang memang sudah mengenal banyak tentang desa wisata maupun bagi wisatawan yang berkeinginan untuk mengenal maupun karena  tidak mendapatkan hotel akibat bertepatan dengan peak season. Selain fasilitas akomodasi menginap bagi wisatawan desa wisata juga menawarkan paket MICE dalam skala kecil, sepertinya pertemuan syawalan, arisan, pertemuan trah, dsb. Sedangkan untuk pelayanan desa wisata secara regular mulai dapat dilaksanakan pada hari H+2 atau tanggal 30 Juli 2014.

Adapun desa-desa wisata yang menawarkan fasilitas akomodasi menginap atau live-in adalah Desa Wisata Trumpon Merdikorejo Tempel 25 kamar, Pentingsari Umbulharjo Cangkringan 25 kamar, Rumah Domes Sumberharjo Prambanan 7 homestay kapasitas 35 orang, Tunggularum Wonokerto Turi 15 kamar, Tanjung Donoharjo Ngaglik 10 homestay kapasitas 75 orang, Sukunan Banyuraden Gamping 25 kamar, Kembangarum Donokerto Turi 8 homestay kapasitas 100 orang, Sidoakur Jethak II Sidokarto Godean 10 kamar, Pulesari  Wonokerto Turi 30 kamar, Palgading Sinduharjo Ngaglik 10 kamar, Gabugan Donokerto Turi 5 kamar, Grogol Margodadi Seyegan 30 kamar. Dari ke 12 desa wisata tersebut tersedia kapasitas kamar dan homestay untuk 560 tamu/wisatawan.