Dishub Lebak; Punya Enam Posko Mudik

Dishub Lebak; Punya Enam Posko Mudik

Lebak, Kabarindo- Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Banten, mengerahkan 60 petugas untuk pengamanan arus mudik Lebaran 2014.

"Kami bekerja sama dengan Polres Lebak menyediakan posko di beberapa titik jalur mudik," kata Koordinator Posko Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Dudung, di Lebak, Senin.

Menurut dia, ke-60 petugas tersebut disebar di enam posko di antaranya Stasiun Rangkasbitung, Terminal Mandala, Jalan Sunankalijaga, Jalan Hardiwinangun, Jalan Jalan Multatuli dan Jalur Citeras.

Setiap posko dilibatkan 10 petugas dengan beberapa instansi lain, seperti Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pramuka, dan Palang Merah Indonesia.

Posko itu buka selama 24 jam untuk memberikan pengamanan, kelancaran lalu lintas dan pelayanan kesehatan. Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat memberi keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik.

"Kami akan bekerja keras untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan kepada pemudik," ujarnya.

Ia mengatakan pengamanan di Kabupaten Lebak terkosentrasi di Stasiun Rangkasbitung dan Terminal Bus Mandala karena akan dibanjiri ribuan pemudik yang hendak merayakan lebaran di kampung halaman.

Petugas ekstra kerja keras memberikan bantuan pengamanan mulai turun dari kereta dan bus hingga perjalanan ke berbagai daerah di Provinsi Banten.

"Kami menjamin arus mudik lebaran aman dan nyaman," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Maman Sukirman mengatakan pihaknya siap memberikan pengobatan gratis bagi pemudik.

Posko kesehatan juga dilengkapi obat-obatan, mobil ambulans dan peralatan tabung gas untuk memberikan pertolongan bagi pasien darurat.

Apabila ditemukan pasien darurat akibat penyakit akut maupun kecelakaan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan rumah sakit rujukan.

Kedua rumah sakit rujukan itu antara lain RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dan RS Misi.

Petugas diberlakukan piket di posko kesehatan bergantian antara tujuh sampai 10 orang dan mereka terdiri dari dokter dan para medis.

"Kami berkomitmen mengutamakan pelayanan kesehatan bagi pemudik agar lekas sembuh dan bisa kembali ke kampung halamanya dengan sehat dan selamat," katanya seperti dilansir dari laman antaranews.