Dubes Abdurrahman; Sambangi Jamaah Haji Di Makkah

Dubes Abdurrahman; Sambangi Jamaah Haji Di Makkah

Jakarta, Kabarindo- Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Abdurrahman Muhammad Fachir meninjau penyelenggaraan haji bagi jamaah Indonesia di Makkah, Arab Saudi, pada Jumat.

Dalam kunjungannya, Dubes antara lain mengunjungi Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah, menerima kedatangan jamaah haji embarkasi Bekasi di Hotel Rawahell, meninjau Balai Pengobatan Haji Indonesia serta memantau dan naik bus shalawat yang menjadi saran transportasi jamaah dari penginapan menuju Masjidil Haram.

Sebelumnya, Dubes juga telah memantau penyelenggaaan haji di Jeddah dan Madinah.

Dalam kunjungannya ke Makkah sejak siang hingga malam hari, Dubes didampingi Konjen Jeddah Darmakirti Syailendra dan diterima oleh Kepala Daker Makkah Endang Jumali.

Kepada jamaah, Dubes meminta mengikuti panduan dari petugas dan ketua rombongan. Selain itu juga membawa identitas diri dan hotel yang telah diberikan. Ia mengingatkan di Madinah setiap harinya ada sekitar 40 kasus jamaah yang tersesat.

Selain itu jamaah juga diminta menjaga kesehatan agar pada saat puncak haji kondisinya prima dan bisa mengikuti hingga akhir dan sempurna. "Harus atur waktu kapan ibadah dan kapan istirahat," katanya.

"Jangan sampai hanya karena tidak bisa mengatur waktu dan menjaga kesehatan dengan baik, nanti ibadahnya tidak lengkap. Jadi membagi waktu bagi para jamaah haji itu penting," kata dubes seperti dilansir dari laman antaranews.




BC Indonesia-Malaysia gelar patroli bersama di Selat Malaka

Karimun, Kepri (ANTARA News) - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia bersama mitranya dari Kerajaan Malaysia menggelar patroli bersama di Selat Malaka untuk mencegah dan menindak penyelundupan di perairan perbatasan kedua negara tersebut.

Kegiatan itu dinamai Operasi Patroli Koordinasi Kastam Indonesia-Malaysia (Patkor Kastima) 20 A tahun 2014, dan merupakan agenda rutin setiap tahun di Selat Malaka, kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Kepulauan Riau R Evy Suhartantyo di Kanwil BC Kepri, Meral, Kabupaten Karimun, Jumat.

Evy Suhartantyo mengatakan, patroli bersama melalui Operasi Patkor Kastima 20 A itu dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bea Cukai Agung Kuswandono di Lumut, Kepri pada Rabu (10/9) dan berlangsung hingga 22 September 2014.

Ia menjelaskan, kapal patroli yang dikerahkan dalam operasi itu sebanyak 16 unit, 8 unit dari Bea Cukai dan 8 unit dari Kastam (Bea dan Cukai) Malaysia.

"Kami membagi area patroli dalam beberapa sektor, Kastam Malaysia berpatroli dengan delapan kapal pada sektor yang telah ditetapkan, begitu juga dengan kami," ucapnya.

Patkor Kastima, menurut dia merupakan bentuk kerja sama bilateral dalam memberantas tindak pidana penyelundupan, terutama di perairan Selat Malaka.

"Selat Malaka merupakan jalur pelayaran dan perdagangan tersibuk di dunia, sangat rawan terhadap tindak pidana penyelundupan yang membutuhkan kerja sama dengan negara jiran untuk mencegahnya," kata dia.

Ia mengatakan, kegiatan patroli bersama itu diharapkan dapat menghambat dan mengurangi penyelundupan, termasuk juga mencegah berbagai aturan yang dititipkan ke Bea dan Cukai untuk turut memberantasnya, seperti penyelundupan narkoba dan lainnya.

"Kita tentu berharap patroli bersama ini memberikan manfaat bagi kedua negara bertetangga," kata Evy Suhartantyo seperti dilansir dari laman antaranews.