Dubes H.E. Mr. Lutfi Rauf; Pertemukan Masyarakat Film ASEAN Bersama Delegasi Indonesia

Dubes H.E. Mr. Lutfi Rauf; Pertemukan Masyarakat Film ASEAN Bersama Delegasi Indonesia

Cikini, Jakarta, Kabarindo- Dari kabar whatsapp yang baru saja diterima redaksi.

Diinformasikan oleh bagian penerangan dan sosbud KBRI Thailand, berkenaan dengan gelaran The Princess Maha Chakri Sirindhorn Anthropology Center (SAC) di Bangkok.

Dubes Indonesia untuk Thailand, Lutfi Rauf putera Bugis Soppeng Sulawesi Selatan sebagai Kepala Perwakilan/Perutusan Tetap untuk UNESCAP didampingi Mr. Bebeb A.K.N. Djundjunan Minister/Wakil Kepala Perwakilan/Wakil Perutusan Tetap untuk UNESCAP/Kepala Kanselerai bersama Subandrio akan menyambut para peserta ASEAN Film Festival 2015.

"Mereka akan disambut Dubes sebagai host informal meeting and dinner, Wisma Dubes, 15 Agustus 2015, pukul 19.00 - selesai. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh DHONI RAMADHAN-PUTAAR FILMS bersama  pihak Thailand dan negara lain yang ikut serta yaitu MR. BANJONG PISANTHANAKUL (Film Director from GTH, MS. RUDEE PHOLTHAWEECHAI /  Associate Director of International Business from GTH, MR. ADITAYA ASSARAT  / Film Director from POP PICTURES,  MS  YUNI  HADI / Festival Director of  Singapore International Film Festival ( Mr. Aditaya's spouse),  MR. KONG RITHDEE / Deputy Section Editor of BANGKOK POST NEWSPAPER, dan MR. PANU AREE / Director of Acquisitions of SAHAMONGKOLFILM INTERNATIONAL CO.,LTD, " tulis Ghofar Ismail, staf kedubes Indonesia di BangKok, ibukota Thailand.

Hal itu mendapat respon yang sangat positif dari Dhoni Ramadhan yang tentu saja membaca ada momentum menarik untuk makin mempererat hubungan semua negara ASEAN songsong Masyarakat Ekonomi ASEAN-MEA 2015 ini.

"Indonesia harus siap dari sisi kemudahan perijinan, infrastruktur dan pendukung lainnya sehingga negara sahabat dari ASEAN tersebut dapat membuat film dengan latar belakang destinasi wisata tanah air dari bumi NAD sampai bumi Cendrawasih yang menawan. Saya akan mengingatkan lagi Candi Borobudur yang sudah sering kali menjadi tempat syuting film Hollywood, Bromo atau destinasi pantai dan daerah persawahan di pulau dewata Bali kepada mereka. Apalagi dari sisi SDM, Indonesia sudah siap untuk berkompetisi dengan mereka sehingga hal yang utama adalah pasar ASEAN dapat menerima film Indonesia untuk bisa tayang di negara mereka. Masak film horror dan drama Thailand laris manis di tanah air, belum lagi animasi dan drama Malaysia dan Singapore dan negara ASEAN  lainnya sementara film Indonesia yang tidak kalah kualitasnya dengan film mereka tidak bisa di ekspor ke negara ASEAN. Saya akan mempromosikan film Indonesia bermutu dalam kesempatan tersebut," jelas Dhoni saat bersua dengan redaksi dan dinner bersama sineas Anggy Umbara kemarin sore.

Dhoni juga menandaskan bahwa delegasi Indonesia akan bersama-sama dengan pak Dubes dan jajarannya melakukan upacara bendera HUT RI ke-70 di kedubes yang tentunya menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

"Momentum kali ini menjadi Kado HUT RI ke-70, film produksi Putaar Films, Tak Sempurna (The King of Rock City) yang disutradarai Herman Kumala Panca dapat dinikmati oleh publik perfilman ASEAN 16 Agustus mendatang, semoga bermanfaat bagi kemajuan film nasional yang sudah beranjak go internasional," papar Dhoni mengakhiri pembicaraan.