Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika; Jadi Debut Anyar Rizal Mantovani

Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika; Jadi Debut Anyar Rizal Mantovani

Kantor Redaksi Kabarindo, Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta, Kabarindo- Pihak Maxima Pictures menggandeng aktor cerdas, Acha Septriasa.

Minus 12 hari saat akan mensambangi jaringan bioskop tanah air, film yang berjudul Bulan Terbelah Di Langit Amerika siap menggugah sekaligus memberi pembelajaran, apa jadinya dunia tanpa ISLAM ?

Apakah dunia akan lebih baik tanpa ISLAM ? Yah, redaksi kabarindoCom bersama dengan puluhan movie bloggers dan jurnalis online yang bersinergi di KOPI- Koalisi Online Pesona Indonesia mendapati banyak fakta menarik dari mini conference dari Yoen K selaku Executive producers bersama Acha Septriasa yang dipercaya memerankan novelis dan jurnalis Hanum Salsabillah Rais dalam film yang berjudul sama dengan bukunya yang best seller, Bulan Terbelah Di Langit Eropa.

"Ini pengalaman yang luar biasa, kami semua bisa masuk Amerika dapat halangan, sesuatu yang berani dan pastinya denga modal yang besar. Bayangkan saja sampai dikawal oleh NYPD saat syuting di New York termasuk kota San Fransisko, kami sebagai pemain ditreatment sangat luar biasa, bersyukur sekali bisa bersama dengan sineas luar biasa mas Rizal Mantovani dan sebelumnya mas Guntur. Saya dan teman-teman lainnya dijemput oleh bus eksklusif dan menginap lebih dari 45 hari di  Rumah Middle Village New York bersama puluhan tim dari Maxima Pictures20-an," papar Acha lugas dan bersemangat.

Lanjut dijelaskan peraih Piala Citra ini bahwa film ini merupakan simbolisasi dari bulan yang terbelah berimbas pada karakter dan fokus dari banyak pasangan, Hanum bersama Rangga, Stevan dengan sang isteri dan tokoh lainnya dalam cerita.

Sementara itu dari komunikasi redaksi via whatsapp dengan Rizal Mantovani yang didapuk dalam film luar biasa ini berujar bahwa syuting di ground zero New York sangat menarik.

"Suasana yg ada di film adalah seperti aslinya. Tiap harinya memang lokasi kejadian tragedi 9-11 penuh dengan pengunjung. Acha Septriasa yg memerani Hanum yg berhijab mendapat 'lirikan' yg kurang bersahabat dari beberapa pengunjung (karena busananya) walaupun secara garis besar banyak juga yg tidak mengacuhkan," tulis Rizal.

Lanjut ia jelaskan bahwa Buku 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' mengetengahkan tema penyangkalan bahwa agama Islam adalah agama yang menjunjung tinggi peneroran terhadap sesama manusia. Bahwa Islam mengajarkan umatnya akan kedamaian dan toleransi.


'Adaptasi' adalah sebuah kata penting dalam perubahan medium dari buku ke medium film.
Adaptasi sendiri berarti menyesuaikan, dalam hal ini menyesuaikan dengan medium film yang waktu nya hanya sekitar 100 menit, keterbatasan visual yang tidak mungkin mengalahkan visualisasi pembaca buku, serta masalah-masalah yg setiap hari terjadi di set film.

"Namun yg paling penting menurut saya adalah bukan detailnya, tapi intisari nya. Semoga intisari dari buku dan film tetap sama. Itu harapan kami semua tim film 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika'," imbuhnya mantap.


Sementara perihal Islamophobia, menurut Rizal itu jelas masih ada. Masih sangat banyak persepsi orang di barat yg menuduh Islam sebagai agama yg mengajarkan tindakan-tindakan teroris bukan agama yang mengajarkan kedamaian.

Berkenaan dengan hal tersebut, Yoen K saat mini conference berharap film ini diterima baik, apalagi saat jilbab Hanum dalam poster menggunakan bendera Amerika menjadi perekat dunia barat dan Islam, "Poster tersebut mendapat koreksi dari LSF tapi sudah disesuaikan, Maxima Pictures sudah move on untuk film yang makin inspiratif dan edukatif, sudah dipersiapkan part II dari film ini menanti animo penonton agar lanjutannya bisa diputar juga, bukan? " jelas Yoen K yang malu menyebut angka produksi secara keseluruhan karena berapapun angka tersebut sangat relatif.

Ia pastikan 17 Desember jadi momentum yang baik bagi film nasional untuk bangkit di akhir tahun ini yang makin berkualitas sehingga tidak kuatir dengan gempuran film box office dari Hollywood pada saat bersamaan.


Semoga.........!