Film "Cinta Dua Kodi"; Siap Hadir Jadi Inspirasi Kaum Perempuan

Film "Cinta Dua Kodi"; Siap Hadir Jadi Inspirasi Kaum Perempuan

MH Thamrin, Jakarta, Kabarindo- "Tidak mudah menjadi wanita sukses dalam berbisnis, apalagi dia seorang muslimah"

Kutipan kalimat di atas menggambarkan betapa beratnya seorang perempuan dalam menghadapi sebuah kehidupan. Kisah tentang perempuan tangguh juga sudah banyak diceritakan dalam sejarah dunia.

Film "Cinta Dua Kodi" terinspirasi dari kisah nyata, perjalanan hidup seorang perempuan tangguh dalam membangun usaha dan keluarga.

Hal inilah yang menggugah hati Inspira Picture untuk mengangkat tema tentang perempuan tangguh, khususnya tentang ibu ke layar lebar. Karena kita semua pasti sepakat kalau ibu adalah guru terbesar setiap orang. Pendidik pertama dalam keluarga, ia menjadi inti keluarga, baginya tidak ada yang lebih utama daripada suami dan anak-anaknya.

Tika Kartika menjadi sosok yang menarik di mata Rendy Saputra, pimpinan Inspira Pictures yang menggaet Avesina Soebli bersama-sama menjadi produser untuk mengangkat kisah Tika ke layar lebar. Bukan hanya karena sosok Tika Kartika adalah seorang pengusaha sukses, tapi karena ia merupakan sosok perempuan yang sangat menarik untuk dilihat di masa kini.

"Kisah ini menjadi sangat menarik karena masih jarang dalam khasanah cerita film Indonesia yang mengisahkan dunia bisnis lengkap dengan perjuangan hidupnya. Apalagi ini diambil dari sequence kisah nyata seseorang yang kisah hidupnya sangat menarik untuk di filmkan," cerita Avesina Soebli, Produser film ini dalam konferensi pers usai menonton film dokumenter "Cinta Dua Kodi" di Djakarta Theater, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (04/03/2017) kemarin.

Film "Cinta Dua Kodi" bercerita tentang perjuangan seorang perempuan bernama Tika yang berjuang keras menyetamatkan kehidupan keluarga dan rumah tangganya demi sebuah harapan, impian dan cintanya kepada suami dan anak-anaknya.

Keberanian untuk memulai sebuah bisnis baju muslim anak - sesuatu yang belum ia pahami sama sekali, serta keberanian menerima kenyataan pahit bahwa suami yang selama ini menjadi teladan dan tulang punggung keluarga memutuskan untuk menjadi ayah rumah tangga dan mengikuti permintaan terakhir sang ibu- Perjuangannya tak hanya mempertahankan kelangsungan hidup keluarga, tapi juga mengembalikan cinta keluarga kepadanya.

"Film ini dikemas menjadi sebuah film yang memiliki jalinan tentang bisnis yang justru dekat dengan masyarakat luas, khususnya dengan kaum perempuan. Pada poin ini, film ini memberikan pertanda zaman bagaimana seorang wanita berdamai dengan aktivitasnya berikut rumah tangganya. Lewat kisah ini, saya berkesimpulan bahwa ternyata tidak mudah menjadi wanita pengusaha, apalagi dia seorang muslimah," lanjut Avesina.

Sebelum film ini diangkat ke layar lebar, cerita "Cinta Dua Kodi" ini sempat dibuat versi dokumenternya oleh sutradara muda Ali Budiyabto. Dan ketika konsep film "Cinta Dua Kodi" ini siap diangkat ke layar lebar, Ali kembali diberi kepercayaan untuk menggarap sekaligus mengembangkan skenarionya bersama dengan sahabatnya Bobby Prasetyo.

Rencananya film ini akan mengawali proses syutingnya mulai 15 Maret 2017 mendatang dan mengambil lokasi syuting di Jakarta, Bogor dan Bandung. Sederet aktor ternama Indonesia ikut membintangi film "Cinta Dua Kodi", seperti Acha Septriasa, Ario Bayu, dan Wulan Guritno.

Tak hanya film dokumenternya, catatan perjalanan bisnis Tika Kartika ini juga telah dibukukan (dibuat buku) dengan judul "Dua Kodi Kartika" yang ditulis oleh Rendy Sahputra dan buku ini sering menjadi materi di berbagai training dan pertemuan bisnis. Dan perjuangan perempuan tangguh ini pun menarik hati Asma Nadia untuk menovelisasikan kisah ini menjadi sebuah cerita menarik dalam novel terbarunya dengan judul yang sama dengan filmnya, "Cinta Dua Kodi" yang diterbitkan oleh Asma Nadia Publishing House.

"Hadirnya film "Cinta Dua Kodi" diharapkan kita bisa melihat film ini sebagai satu tontonan bagi keluarga dengan memberikan kesempatan kepada keluarga untuk menilai sejauh mana hubungan antara istri dan suami, antara orang tua dan anak, serta antara anak dengan anak," ucap Rendy Saputra selaku Eksekutif Produser film ini dihadapan ribuan peserta yang menghadiri acara 'Temu Nasional' yang digelar oleh Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika (SBDKK).

"Nantikan Film "CINTA DUA KODI" tayang di seluruh bioskop Indonesia".