Film DREAMS; Sebuah Perjalanan Meraih Mimpi Yang Menginspirasi

Film DREAMS; Sebuah Perjalanan Meraih Mimpi Yang Menginspirasi

Jakarta, Kabarindo- Film Dreams merupakan debut perdana dari rumah produksi Menara Pictures yang diproduseri oleh Widya Wardhani Ichram , selaku co-producer S.Azis Wahab berkerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia serta didukung oleh Rabbani dan Dompet Dhuafa.

Guntur Soehardjanto (99 Cahaya Di Langit Eropa-2013 , Runaway-2014) bertindak sebagai sutradara sedangkan naskah ceritanya dipercayakan kepada Syamsul Hadi (penulis Pencarian Terakhir-2008, Heartbreak.com-2009) . Sebagian besar proses syutingnya dilakukan di Jakarta termasuk Pelabuhan Sunda Kelapa tahun lalu bertepatan dengan moment Ramadhan kurang lebih satu bulan lamanya.

DREAMS menceritakan tentang Fatin , gadis muda ceria memiliki cita-cita sebagai penyanyi handal hingga mengikuti kompetisi menyanyi bermodalkan dukungan dari sahabatnya di Band Krosboi (Gilang,Kanda,Ipet,Reza,Indra) , Kiki (Nimas Dewantary) dan seorang blogger bernama Rama (Morgan Oey) . Masalah muncul ketika sang ayah Bahar Lubis (Mathias Muchus) terlilit hutang, ditambah dirinya melihat konsentrasi Fatin antara kampus dan karir bernyanyinya tidak balance membuatnya marah besar , belum lagi Fatin harus menghadapi kompetitornya Karina (Ardina Rasti) yang tak henti membullynya .
Berhasilkah Fatin melewati hambatan dalam meraih cita-citanya  ? Bagaimanakah hubungan antara Fatin dan Bahar ayahnya ? Semuanya akan terjawab setelah menonton film Dreams.

"Ini adalah film  keluarga yang tidak hanya bercerita semangat untuk mewujudkan cita-cita, namun juga berisi persahabatan dan ikatan keluarga khususnya antara ayah dan putrinya. Selain itu kehadiran film ini dapat menjadi 'kado' yang dinanti untuk seluruh penggemar Fatin" terang Widya Produser dari Dreams disela presscon yang diadakan di Epicentrum XXI (1/3) .

Dan memang terbukti saat pemutaran screening perdananya , walaupun dari segi ceritanya racikan Guntur-Syamsul ini terasa biasa , karena formula tentang zero to hero sudah sering diangkat kelayar lebar entah itu dari sineas tanah air atau hollywood sekalipun . Akan tetapi ada pesan menarik yang coba disampaikan lewat Dreams ini , sederhana namun sangat menginspirasi. Jangan ditanya untuk cinematographynya , Guntur Soehardjanto termasuk sutradara handal dalam pengambilan setiap gambar film-filmnya, tak terkecuali untuk Dreams meskipun set lokasinya hanya Jakarta tapi tervisualisasi dengan cantik .

Fatin Shidqia Lubis tentunya tidak asing lagi ditelinga penikmat musik tanah air, namanya langsung meroket setelah menjadi pemenang diajang pencarian bakat bernyanyi salah satu tv swasta 2013 silam . Tahun ini Fatin mencoba peruntungan di dunia seni peran , Dreams debutnya dilayar lebar sebagai pemeran utama (sebelumnya pernah cameo di film 99 Cahaya Di Langit Eropa) . Bagaimana kemapuan beraktingnya ? Meskipun dibeberapa scene nampak kaku , secara keseluruhan kemauannya untuk mengexplore bakat akting sangat perlu mendapatkan apresiasi , karakternya difilm ini tidaklah jauh dari kisah kehidupan nyata seorang Fatin sendiri . Aktor Mathias Munchus tidak perlu dipertanyakan kualitas beractingnya , satu kata : Total . Nimas Dewantary dan Morgan Oey bisa dibilang pemeran pendukung disini , akting keduanya juga cukup baik . Ditambah kehadiran beberapa pemain lainnya seperti Ardina Rasti , Fauzi Baadilla , Inez Tagor , Surya Saputra , Ringgo Agus Rahman , Astrid , dan aktress senior Ade Irawan .

DREAMS menyuguhkan cerita yang aman untuk nantinya ditonton bersama keluarga . Dengan durasi 96 menit film ini akan menginspirasi kita untuk menjadi pribadi yang tidak takut bermimpi , lalu meraihnya .


Siap menginspirasi Anda.....