Game Kucing Sumput; Bisa Main Petak Umpet

Game Kucing Sumput; Bisa Main Petak Umpet

Bandung, Kabarindo- Bisakah memainkan petak umpet di ponsel Android ? Tidak bisa memang.

Namun Kummara (desainer game), Manticore Studio (pengembang game), dan Manikmaya Games (penerbit game) menghadirkan nuansanya lewat game Kucing Sumput.

"Awalnya teringat permainan waktu kecil, petak umpet, kalo di Bandung (Sunda) disebutnya 'ucing sumput'. Ide awal gamenya dibuat seperti main petak umpet, ada yang bersembunyi dan pemain berusaha menemukan. Akhirnya diambil tema kucing, ada kucing yang bersembunyi dan tugas pemain harus menemukan di mana kucing tersebut bersembunyi," jelas desainer game Kummara, Kanty Kusmayanty, di Bandung kepada Beritasatu.com melalui email, Minggu (23/3).

Yang menarik adalah game ini tak punya pilihan bermain sendirian (single player). Pilihannya cuma satu yaitu bermain dengan teman, maksimal berempat. Ini karena memang pada awalnya Kucing Sumput adalah permainan papan (board game) yang selalu butuh lebih dari satu pemain.

Purwarupa board game ini sebenarnya sudah lama jadi. Sementara proses digitalisasinya membutuhkan waktu tiga bulan. Ide terus dikembangkan, menambahkan twist yaitu seekor anjing penjaga sehingga game ini siap rilis 14 Maret lalu. Mekanisme inti game ini sederhana, yaitu ketajaman ingatan.

Ada 12 belas anak kucing (empat jenis berbeda) yang bersembunyi di tong-tong warna perak yang dibagi dalam empat petak. Di awal permainan gamer diberi kesempatan untuk mengingat lokasi persembunyian mereka. Tokoh anjing akan berperan sebagai penjaga. Di mana ada anjing di petak itu, tong tak akan bisa dibuka.

Visual Kucing Sumput penuh warna dan cukup halus. Musik latar digarap dengan baik begitu juga efek suara kucing mengeong. Durasi permainan cukup singkat, umumnya dalam 10-20 menit permainan sudah berakhir.

"Salah satu fitur kucing sumput adalah mobile family friendly game (permainan papan keluarga), harapannya game ini bisa mengembalikan budaya main bersama, terutama di tengah keluarga. Agar para orangtua memiliki quality time dengan bermain bersama dengan anak-anaknya. Kakak adik juga bisa main bareng atau main bareng dengan teman-teman," imbuh Kanty.

Alasan Kanty dan timnya membuat versi digital adalah agar distribusi Kucing Sumput lebih luas. Di Indonesia, masih sedikit orang yang gemar bermain board game. Dan lagi sebagian besar board game masih diimpor dari luar negeri. Meski begitu versi board game Kucing Sumput masih ada, dan Kanty berharap dua media berbeda ini saling mendukung.

Kanty mengatakan, Kucing Sumput akan terus dikembangkan. Akan ada pembaharuan rutin yang cetak birunya sudah disiapkan.

"Gamenya Insya Allah akan terus di-update. Sudah disusun pengembangan kedepannya, namun nanti akan disesuaikan juga dengan respon pemain," tutupnya seperti dilansir dari laman beritasatu.