Horror House; Menegangkan Di 12 Maret 2015 Mendatang

Horror House; Menegangkan Di 12 Maret 2015 Mendatang

Jakarta, Kabarindo- Sineas produktif dan lihai dengan kerja kreatif.

Bermotif prinsip sama dengan Presiden Jokowi yakni kerja, kerja dan kerja, itulah aktivitas keseharian sutradara Nayato Fio Nuala. Setelah bulan silam menghasilkan film horor Takut – yang sukses meraih penonton sebanyak hampir 130 ribu orang.

Pekan depan, tepatnya 12  Maret 2015, ia kembali merilis film bergenre horor juga :  Horror House.

Di film ini, Nayato selain menjadi sutradara, lewat bendera My Dream Pictures, sutradara kelahiran Aceh ini  merangkap sebagai produser.

Kalau di film Takut dia tidak memasang bintang beken, di film Horror House Nampak  bintang-bintang mentereng ada di dalamnya. Apakah karena kedudukannya sebagai produser, yang membuat dia berani menggaet bintang seperti Bertrand Antolin, Massayu Anastasia, Stuart Collin, Tatiana Sivek dan Kimberley Ryder ? Strategi ?

“Ya, jelas strategi dong. Saya selalu berkeinginan mencari strategi-strategi yang moncer, agar penonton tidak bosan. Selain itu, di Horror House ini dibutuhkan bintang-bintang yang punya karakter kuat. Karena bukan saja suasana yang dibangun bisa tercapai, tapi akting-akting mereka itu bisa memperkuat.  Nah, mereka itu saya anggap bisa memenuhi harapan saya. Stuart Collin, Masayu Anastasia dan Tatiana Sivek sudah pernah main di beberapa film horor saya. Stuart pernah main di film Hantu Pohon Boneka dan Di sini Ada yang Mati. Sementara Tatiana pernah main di film Pocong Pasti Berlalu dan Di sini Ada yang Mati. Begitu juga Kimberley Ryder bukan sosok yang asing di film-film horor.  Dia pernah membintangi film  Air Terjun Pengantin Phuket (2013) garapan Rizal Mantovani dan 308 (2013) garapan Jose Purnomo. Jadi mereka adalah aktor-aktor yang bisa diandalkan,” papar Nayato mantap.

Nayato meyakini dengan cerita yang menarik dan bintang-bintang berkarakter, film terbarunya yang akan beredar pada tanggal 12 Maret 2015 akan lebih menarik dan memberi hiburan yang menegangkan.

Bukan sebagai daya tarik ? “Itu tidak bias dikesampingkan. Segala kemungkinan – dalam sebuah film – pasti punya maksud. Begitu juga dengan perekrutan bintang-bintang ternama, saya punya harapan film Horror House lebih sukses dari film-film horor saya terdahulu. Itu harapan. Bisa terbukti atau tidak, kita lihat saja nanti bila film ini beredar di pasaran. Namun saya yakin, kontribusi mereka akan sangat besar bila film ini sukses. Karena dari segi cerita, saya jamin cukup menarik,” urai Nayato.   
   
Sinopsis:
Film Horror House berceria tentang Nadine (Tatiana Sivek,23 tahun) seorang wanita karir, yang akan menikah dengan Terry (Bertrand Antolin,25 tahun), kekasihnya. Bagi Nadine pernikahan adalah keputusan mutlak seumur hidupnya yang harus berlangsung sempurna. Nadine mendambakan rumah tangga yang tenang, damai dan tentram. Tanpa gangguan apapun. Ia percaya, Terry adalah lelaki terbaik yang akan setia mendampinginya selamanya dalam bahtera cinta kasih dan sayang. Persiapan pernikahan dikerjakan mereka berdua.
   
Nadine tinggal di rumah hasil jerih payahnya sendiri. Rumah besar dan mewah.  Di tengah hari-hari persiapan menjelang pernikahan Nadine, kejadian aneh dan mengerikan mengusik ketenangan Nadine. Nadine kerap merasakan diawasi oleh sesuatu yang tak kasatmata. Sesuatu yang sulit dicerna akal sehat namun nyata terlihat di alam sadarnya.
   
Sementara itu di sebuah apartemen, seorang fotografer bernama Yudha (Stuart Collin,25 tahun), berkenalan dengan Samara (Masayu Anastasia, 25 tahun). Sosok gadis yang dingin dan misterius. Selama di apartemen itu, Yudha kerap mengalami kejadian-kejadian aneh.
   
Hingga satu hari, Yudha didatangi Nadine. Nadine ingin minta tolong Yudha mempersiapkan foto wedding dirinya dan Terry. Di sinilah, Nadine mulai mencurigai adanya hubungan rahasia antara Samara dan Terry kekasihnya. Setelah Nadine menemukan foto Terry dan Samara tengah bermesraan saat Yudha memasuki apartemen Samara.
   
Sementara itu Terry, harus mendapatkan dendam arwah gentayangan, yang selama ini menggentayangi Nadine dengan sosoknya yang menyeramkan. Terry terus-menerus mendapatkan dendam mematikan dari arwah gentayangan. Arwah gentayangan menuntut kematian Terry.
   
Bagaimana akhir dari semua teror arwah gentayangan terhadap Terry?


Dont Miss It Pekan Depan Yaa............?