IDPRO Siap Gelar Konferensi Data Center Tahun Depan; Pertama Di Indonesia

IDPRO Siap Gelar Konferensi Data Center Tahun Depan; Pertama Di Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Beberapa penyelenggara jasa data center di Indonesia yang meliputi DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, XL, Telkomsigma dan kelompok akademisi dari Pusat Penelitian Sains dan Teknologi Universitas Indonesia, telah sepakat untuk mendirikan Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia (IDPRO) - Indonesia Data Center Provider Organization.

Tujuannya mengkonsolidasikan dan memperkuat potensi industri data center di Indonesia demi kemajuan pertumbuhan teknologi informasi. Melalui IDPRO, para anggota yang tergabung dapat saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan bisnis data center di Indonesia dan mempermudah koordinasi dalam bekerja dengan pemerintah, investor, para profesional dan akademisi serta sesama pengusaha data center.

“Acara Konferensi Data Center merupakan wujud nyata keseriusan kami dalam mendukung dan mengembangkan industri data center di Indonesia,” ujar Kalamullah Ramli dari PPST-UI, Ketua IDPRO, dalam rilis yang diterima pada Jumat (16/12/2016).

IDPRO juga membantu proses sertifikasi fasilitas data center serta menyediakan informasi yang aktual dan terpercaya mengenai kegiatan IDPRO dan industri data center di Indonesia melalui website resmi IDPRO yang dapat diakses di www.idpro.id.

Konferensi Data Center akan dilaksanakan pada 22 Februari 2017. Para anggota IDPRO, yaitu DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, XL, Telkomsigma dan anggota lainnya akan turut serta dalam ajang konferensi dan pameran ini.

Konferensi ini diadakan untuk memberikan informasi edukatif kepada masyarakat dan dunia industri di Indonesia mengenai pentingnya data center. IDPRO juga akan memberikan penjelasan yang mendalam kepada para pelaku bisnis dan industri di tanah air mengenai pentingnya pengembangan dan penerapan Standar Nasional Indonesia untuk bidang data center. Hal ini untuk memberikan pengertian yang baik dan benar tentang data center sehingga dapat mengembangkan kualitas layanan industri ini menjadi lebih baik.

Selain menggelar Konferensi Data Center pada 22 Februari 2017 mendatang, IDPRO juga tengah melaksanakan proses sertifikasi fasilitas data center. Sertifikasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para anggota IDPRO dalam mengembangkan kualitas industri data center di Indonesia.

Standar layanan data center yang ideal mencakup beberapa hal

Pertama, data center harus memiliki lokasi strategis, dukungan ketersediaan listrik yang terjamin dan berkelanjutan, suplai air yang terjaga, fasilitas untuk secara langsung menghubungkan data center ke lokasi pelanggan, fasilitas keamanan yang mumpuni serta keamanan dari gangguan bencana alam.

Kedua, penyedia data center harus memenuhi standar teknologi data center terkini yang sudah menggunakan pendekatan teknologi cold containment, efisiensi pemanfaatan tenaga listrik, penggunaan water chiller hingga penyuplai listrik DRUPS (Dynamic Rotary Uninteruptable Power Supply) dan LED yang bebas dari bahan beracun. Hal ini bertujuan menghemat penggunaan lstrik dan menjaga keamanan pasokan daya listrik.

Ketiga, keamanan harus dijamin oleh penyedia jasa data center bagi pelanggan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan. Keamanan yang harus diperhatikan meliputi keamanan lingkungan sekitar, bangunan yang digunakan dan keamanan dalam menjaga semua aset di dalam gedung.

Selain menjamin keamanan secara fisik, penyedia jasa data center juga harus mampu menjaga keamanan non-fisik yang menyangkut teknologi yang digunakan untuk melindungi data pelanggan dari risiko peretasan, pencurian serta infiltrasi virus yang berpotensi mengacaukan sistem operasi.

Hal terakhir, fasilitas transportasi, kesehatan dan infrastruktur kelistrikan yang bagus seperti suplai gas dan BBM.