Indonesia Gandeng Thailand; Kembangkan SMK

Indonesia Gandeng Thailand; Kembangkan SMK

Jakarta, Kabarindo- Tujuan program ini untuk membangun komunitas pendidikan, perbaikan mutu, berbagi atau bertukar ilmu pendidikan serta kearifan lokal masing-masing negara.

Hal tersebut dikemukakan Direktur SEAMOLEC, Kemendikbud Gatot Hari Priwirjanto di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (10/5). Turut hadir pada kesempatan itu, Direktur SMK Negeri 57 Jakarta Sri Herniwarti, dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah SMK, Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Waluyo Hadi.

Menurut Gatot, melalui program itu kedua negara saling melakukan penjajakan, dan pengembangan dalam rangka menyongsong ASEAN Community 2015. "Program School Partnership ini telah berjalan sejak tahun 2009 meliputi SMP, SMA, dan SMK. Sekaligus sebagai upaya menjalankan mandat 11 menteri pendidikan di Asia Tenggara, untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh," cetusnya.

Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan kedua negara melibatkan sekolah-sekolah dan universitas yang dikembangkan bersama, seperti pertukaran guru, siswa, dan materi pembelajaran yang dilakukan dengan SEA cyberclass. Setelah belajar bersama, akan dilaksanakan tes atau ujian bersama.

Gatot menjelaskan tujuan ujian bersama digelar untuk mengetahui nilai siswa SMK di wilayah Asia Tenggara. Misalnya untuk mengetahui nilai bahasa Inggris, pelajaran elektronika, ataupun pelajaran lain.

Menurut Gatot, Program School Partnership tidak hanya dilakukan Indonesia dengan Thailand juga dengan negara Filipina, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Myanmar.

Sejak tahun 2009, program sekolah bersama Indonesia-Thailand telah mempertemukan 21 SMK dari Indonesia untuk berpartner dengan 21 college dari Thailand. Setiap tahun kerja sama ini semakin meningkat.

Terakhir, telah diselenggarakan Workshop School Partnership SMK/College Indonesia-Thailand Batch 2, pada 23-27 April lalu di Provinsi Nothanburi Thailand yang diikut 27 SMK Indonesia (Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur) dan 33 college Thailand.

Sri Herniwarti menambahkan siswa SMK Negeri 57 banyak mengambil manfaat program ini. Dia berharap jalinan kerja sama kedua  negara tidak hanya meningkatkan hubungan yang lebih baik juga meningkatkan kesiapan sumber daya manusia di era globalisasi.