Indonesia Punya Komikus Handal; Hasmi Sang Gundala Putra Petir

Indonesia Punya Komikus Handal; Hasmi Sang Gundala Putra Petir

Jakarta, Kabarindo- Gundala Putra Petir 2015 siap syuting.

Yah, Anda pasti sudah mengetahui itu dari tahun lalu sineas Hanung Bramantyo sudah digandeng oleh Mahaka Pictures bersama dengan Bumi Langit Studio dan Brown Entertainment.

Saat hanung sudah bersua dengan dua orang yang penting dalam proses pembuatan film yang pernah eksis di tahun 1981 itu, Hasmi atau yang bernama lengkap Harya Suryaminata sang animator asal kota gudeg, Jogja.

Dan pemilik lisensi yaitu pengusaha nasional, Erick Thohir membuat film yang melegenda sejak tahun 80-an itu akan kembali diproduksi dengan teknik CGI sekelas marvel dan tentu saja ini bukan zona nyaman Hanung yang ia akui sendiri sehingga betul-betul Hanung fokus tidak menerima job film lainya karena dipastikan syuting dimulai Maret 2015 mendatang.

Tak ada salahnya, redaksi menyapa sosok Hasmi sebagai seorang animator pencipta tokoh komik superhero Indonesia pertama yang melegenda hingga saat ini.

Hasmi atau Harya Suryaminata masih tinggal di ujung gang buntu daerah Karangwaru, Yogyakarta. Ia adalah pencipta tokoh komik ”superhero” asli Yogyakarta, Gundala Putra Petir.

Animator ini terlahir dengan nama Isman Surasa Dharmaputra, orangtuanya lalu mengganti namanya karena dia sering sakit. Orangtuanya percaya, anak mereka sering sakit karena keberatan nama. Maka, di dunia komik dia lebih dikenal dengan nama Hasmi.
Sementara di kalangan sahabat dia sering disapa Nemo.

Sejak tak aktif lagi membuat komik, Hasmi menggunakan waktunya untuk mengurusi keluarga. Setiap pagi dia ikut menyiapkan keperluan dua putrinya, Sekar Dewangga (12) dan Ainun Anggita Mukti (6), untuk ke sekolah.

Hasmi membesarkan keluarganya dalam kesederhanaan. Meski karyanya Gundala Putra Petir menjadi salah satu komik lokal terkenal dalam sejarah komik Indonesia, hidup mereka jauh dari kemakmuran.

Royalti dari komik dan film tak membuat dia kaya. Dia kerap berjalan kaki atau bersepeda bila pergi ke suatu tempat. Penghargaan terhadap komikus rupanya masih memprihatinkan. Komik belum dihargai sebagai karya seni sehingga bayaran pembuat komik atau ilustrasi di Indonesia relatif tak seberapa. Namun, Hasmi tak merisaukan hidupnya yang sederhana. Menurut dia, kepuasan itu muncul kala dia bisa menghasilkan karya, berapa pun imbalannya.

Rencananya Gundala Putra Petir yang  saat ini masih tahap proses penulisan naskah dan belum ketahuan siapa pemain yang bakal terlibat di dalamnya akan dirilis tahun 2016 sehingga akan menjadi tahun Film CGI tanah air bersama Volt The Movie dimana petir dan listrik akan beradu menanti penonton.

Nah, saatnya pertaruhan Hanung yang identik bertangan dingin dan selalu menghasilkan karya yang box office dapat memberikan kesejahteraan bagi Hasmi dan keluarganya, Amin.

Sinopsis Gundala Putra Petir:

Dikisahkan di bawah tugu Monas terdapat energi listrik terbesar di dunia dan ada pihak jahat yang ingin menggunakannya untuk menguasai dunia.

Sang penjahat tidak bekerja sendiri karena ia dibantu oleh pihak asing, sadar keamanan Indonesia dan dunia terancam, Gundala akhirnya hadir untuk menggagalkan misi jahat tersebut.