Indonesia Sambut Emirates; Rilis Penerbangan A380 Terpanjang

Indonesia Sambut Emirates; Rilis Penerbangan A380 Terpanjang

Jakarta, Kabarindo- Emirates, yang sering meraih penghargaan Oscar untuk industri travel, meluncur ke tempat asal penghargaan itu berasal untuk meluncurkan layanan A380.

Dilengkapi dengan film-film Hollywood yang diputar melalui layanan ICE ( Information, Communications and Entertainment) , armada double-decker mendarat di Los Angeles pada tanggal 3 Desember 2013 dan menjadi layanan A380 terpanjang di dunia untuk operasinya.

Penerbangan bersejarah ini, melintasi Federasi Rusia, Kutub Utara dan Kanada Timur, memiliki durasi 16 jam 20 menit, waktu yang lebih dari cukup untuk menikmati lebih dari 400 jam film-film Hollywood di atas pesawat. Klik di sini untuk melihat video peresmian A380.

"Mengusung armada A380 yang penuh kemewahan ke City of Angels ini sepertinya cocok karena pesawat ini mencerminkan kemewahan gaya hidup Hollywood," kata Hubert Frach, Divisional Senior Vice President, Commercial Operations West Emirates.

Emirates A380 memang berbeda dengan yang lain. Kelas Ekonomi menyediakan fasilitas yang lengkap, mini-pods eksklusif di Kelas Bisnis dan private suites di Kelas Utama yang kesemuanya sudah menjadi pembicaraan di seluruh dunia.

Di atas dek pesawat, penumpang Kelas Utama dapat menyegarkan diri di salah satu dari dua Onboard Spa Shower, sementara penumpang Kelas Satu dan Kelas Bisnis dapat beramah tamah dan berbaur di Onboard Lounge yang sudah popuear sambil menikmati minuman dan bercengkerama di atas ketinggian 40.000 kaki.

Penumpang di semua kabin memiliki akses ke Wi-Fi, 1.500 saluran hiburan dalam penerbangan danmasakan yang disiapkan oleh koki khusus, dan dilayani oleh awak kabin terlatih dan multi-bahasa. 

Penumpang juga mendapatkan tambahan bagasi yang cukup banyak yaitu,30 kilogram di Kelas Ekonomi, 40 kilogram di Kelas Bisnis dan 50 kilogram di Kelas Utama. Penumpang premium juga dapat menikmati lounge yang disediakan dan supir untuk mengantarkan ke berbagai tujuan di seluruh jaringan Emirates.

Maskapai penerbangan ini mulai terbang ke Los Angeles pada 2008 menggunakan Boeing 777-200LR. Perkenalan layanan A380 dengan kapasitas 489 kursi, yang ditunjang oleh mesin GE GP7200 buatan AS, merupakan respon langsung terhadap permintaan lebih dari satu juta penumpang yang bepergian antara Los Angeles dan Dubai sejauh ini.

Layanan A380 Emirates ke-23 ini akan beroperasi setiap hari dengan armada EK 215 yang berangkat dari Dubai pukul 08.20 dan tiba di Bandara Internasional Los Angeles pukul 12.50 pada hari yang sama. Penerbangan kembali, EK 216, berangkat dari Los Angeles pada pukul 16.00 dan tiba di Dubai pukul 19.50 pada hari berikutnya.

Pesawat double decker ini memiliki 14 private suites di Kelas Utama, 76 kasur lie-flat di Kelas Bisnis dan 399 tempat duduk di Kelas Ekonomi yang luas.

Waktu kedatangan A380 di Dubai menawarkan penumpang dari koneksi LA ke berbagai tujuan selanjutnya di Timur Tengah, sub-benua India, Afrika, Asia dan wilayah Timur Jauh.

Maskapai ini mengoperasikan 63 penerbangan mingguan ke AS, melayani tujuh pintu gerbang, Los Angeles, San Francisco, Seattle, Dallas, Houston, Washington DC dan New York JFK, dan dua dari tiga penerbangan harian dioperasikan dengan A380.

Penerbangan JFK ketiga, dioperasikan menggunakan Boeing 777-300ER, berhenti di pusat mode Italia, Milan, sebelum dilanjutkan ke New York. Layanan harian dari Dubai ke Boston akan mulai 10 Maret 2014.

Dengan 131 armada Boeing 777 senilai US$ 34 miliar dan 150 Boeing 777Xs yang dipesan di Dubai Air Show 2013 senilai US$ 76 miliar, Emirates merupakan penyumbang utama untuk industri dirgantara  di Amerika Serikat

Emirates juga mendukung sejumlah sponsorship di Amerika. Diantaranya adalah Emirates Airline US Open Series, Official Airline BNP Paribas Open, Official Airline San Francisco Symphony, Official Airline USA Rugby, sponsor di Reliant Stadium – markas tim NFL Houston Texans dan sponsor tim sepak bola New York Cosmos.