Iwan Tirta Private Collection; Gandeng Era Soekamto Sebagai Creative Director

Iwan Tirta Private Collection; Gandeng Era Soekamto Sebagai Creative Director

Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Kabarindo- Dilahirkan dengan nama lengkap Nursjiwan Tirtamidjaja pada 18 April 1935.

Ia kemudian lebih dikenal dengan nama Iwan Tirta. Menyelesaikan pendidikan Hukum di Universitas Indonesia dan melanjutkan studinya di London School of Economics and School of Oriental&African Studies, siapa yang mengira pria yang juga memiliki gelar Master of Law dari Yale University ini akan lebih dikenal sebagai Maestro Batik Indonesia.

Ketika penggunaan warna emas atau yang biasa disebut Prada begitu populer dibubuhkan pada corak batik sehingga ditiru banyak orang, Iwan Tirta lah sang penggagas dibalik penggunaan warna tersebut. Kreasi batiknya lantas tidak hanya berhenti pada pengaplikasian di atas sutra, dan wol, selain gaun batik adibusana, ia juga memperkenalkan corak batik ke dalam peralatan makan dari keramik serta beragam benda interior lainnya. Tidak heran jika kepergiannya untuk selamanya pada 31 Juli 2010 meninggalkan duka yang begitu mendalam pada dunia fesyen tanah air dan pengagum karyanya.

Selama hampir lima dasawarsa Almarhum Iwan Tirta memperjuangkan batik sebagai warisan budaya Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, sebagai wujud kecintaannya terhadap tanah air Indonesia. Ia lalu mendirikan PT. Iwan Tirta yang kemudian menghadirkan IWAN TIRTA Private Collection, sebuah legacy yang terus menghidupkan semangat, ideology, dan mimpi-mimpi beliau untuk Batik Indonesia mendapatkan tempat khusus di mata Internasional sebagai budaya inggil yang tidak hanya indah namun juga memerlukan proses dari tangan-tangan perempuan Indonesia yang penuh kesabaran serta cerita dibalik sebuah motif batik yang sarat akan sejarah kejayaan kerajaan di Indonesia, cerita tentang universalitas spiritual, serta kekayaan alam yang begitu indahnya.

Namun, sepeninggal beliau, terjadilah kekosongan pada tubuh PT. Iwan Tirta. Selama dua tahun berlalu tidak ada desainer lain yang ditunjuk untuk mengepalagi bidang kreatif di PT. Iwan Tirta, hingga pada akhirnya muncul nama Era Soekamto. Era Soekamto yang telah 14 tahun berkarya di industri fesyen tanah air resmi didapuk dalam misi meneruskan legacy dan cita-cita besar sebagai “Creative Director” PT. Iwan Tirta dalam koleksi-koleksi IWAN TIRTA Private Collection.

Bertempat di GrandBallroom Hotel Dharmawangsa, IWAN TIRTA Private Collection yang kini dikepalai Era Soekamto sebagai Creative Director menggelar satu rangkaian peragaan busana teranyarnya. Era yang juga dikenal melalui brand “Urban Crew” nya ini, menghadirkan koleksi batik ready to wear dengan garis rancang yang simple. Gaun panjang, gaun pendek, blus, jumpsuit, sampai kemeja lengan panjang yang ditujukan bagi kaum adam dihadirkan Era dalam aplikasi motif batik buketan yang khas bernuansa Eropa, phoenix hingga kupu-kupu. Corak batik pada setiap potong busana yang dibuat dalam ukuran motif besar semakin menguatkan kekhasan motif batik warisan Almarhum Iwan Tirta.

Disamping sebagai perkenalan sang creative director baru dan juga peragaan busana teranyar IWAN TIRTA Private Collection, acara yang juga bekerjasama antara Yayasan Iwan Tirta dan Rumah Budaya Nusantara “Puspo Budoyo”(sanggar musik dan tari tradisional) ini sekaligus menjadi penanda akan diadakannya sebuah perjalanan misi kebudayaan ke Spanyol pada akhir Mei 2012 mendatang. Ditetapkannya Spanyol sebagai negara tujuan misi kebudayaan kali ini adalah karena Spanyol dikenal dengan masyarakatnya yang amat mencintai dan menghargai budaya.

Dalam misi kebudayaan tersebut ajan ditampilkan pagelaran busana batik IWAN TIRTA Private Collection, serta kreasi musik dan tari tradisional oleh Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo yang akan diselenggarakan di dua kota besar Spanyol yaitu, Barcelona pada 31 Mei 2012 dan Madrid pada 5 Juni 2012.