Kemhan-GP Ansor; Sepakat Bina Bela Negara

Kemhan-GP Ansor; Sepakat Bina Bela Negara

Surabaya, Kabarindo- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor menandatangani kesepakatan bersama (MoU) tentang pembinaan kesadaran bela negara di Gedung JX Internasional, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/1).

Bersamaan dengan MoU, juga sekaligus dilaksanakan penyerahan Panji Merah Putih oleh Al Mukarram Habib Lutfi kepada Ketua PC GP Ansor, untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Penandatanganan MoU dilakukan Plt Dirjen Potensi Pertahanan Keamanan Timbul Siahaan dengan Ketua GP Ansor Nusron Wahid.

Penandatanganan kesepakatan bersama bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang upaya bela negara yang merupakan hak dan kewajiban seluruh komponen bangsa sebagai wujud dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Timbul menjelaskan, kesadaran dalam bela negara sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme guna terciptanya ketahanan nasional yang tangguh.

"Jiwa nasionalisme dan patriotisme akan menjadi daya dorong yang kuat untuk berbuat dan mendarmabaktikan sesuatu yang terbaik bagi bangsa," kata Timbul.

Untuk itu, menurutnya, perlu digelorakan jiwa dan semangat bela negara sebagai sikap rasa cinta dan bangga terhadap bangsa. Harus diakui, pengaruh globalisasi serta derasnya arus informasi saat ini turut memberikan warna dan dampak, baik positif maupun negatif terhadap berbagai aspek kehidupan.

Ketua GP Ansor Nusron Wahid, menegaskan, GP Ansor tidak akan rela kalau sampai NKRI terkoyak dan kebhinekaan Indonesia hilang. Bagi GP Ansor, Islam adalah nilai-nilai yang subtanstif sebagai perekat indonesia.

"Islam kita bukan islam arab saudi. Bukan islam ala Iran, ala barat dan lain sebagainya. Tetapi, keislaman Indonesia yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain," kata Nusron seperti dilansir dari laman beritasatu.

Dengan MoU tersebut, diharapkan juga akan diikuti oleh Ormas-Ormas lainnya untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran bela negara. Caranya, dengan ikut berpartisipasi dalam pembangunan demi terciptanya tujuan NKRI yang aman, damai dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

Ditegaskan, rasa nasionalisme dan patriotisme dari globalisasi sudah menjadi perhatian bersama antara pemerintah dengan seluruh komponen bangsa. Dengan demikian, menjaga rasa nasionalisme merupakan tanggung jawab bersama.