Kominfo RI 2014; Siap Bangun Jaringan Internet

Kominfo RI 2014; Siap Bangun Jaringan Internet

Musirawas, Kabarindo- Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, membangun jaringan teknologi informasi di sekolah-sekolah secara gratis.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Musirawas, Ari Harsa, mengatakan pemanfaatan TI di daerah itu pada masa mendatang tidak hanya fokus pada kebutuhan perkantoran di Kawasan Argopolitan Centre (AC).

Akan tetapi, katanya, akan melayani berbagai sekolah.

"Kami terus berupaya mengembangkan jaringan komunikasi dan informasi guna mengoptimalkan pemanfaatan TI di sekolah-sekolah," ujarnya, Sabtu (22/3).

Tahap pertama rencana kerja pengembangan infrastruktur jaringan dan server akan dilakukan di sekolah-sekolah terdekat dengan kawasan perkantoran AC, yang dimulai di SMA Negeri 2 Muara Beliti.

"Kami sudah mulai mengoneksikan jaringan ke SMAN 2 Muara Beliti, meskipun sarana yang ada di sekolah itu belum seluruhnya lengkap," ujarnya.

Dishubkominfo akan mengusulkan dan merealisasikan permintaan yang sama, yakni mengenai pengembangan infrastruktur ke SMA Negeri 1 dan Kantor Camat Muara Beliti.

Dari rencana penambahan banwidth (perhitungan konsumsi transfer data telekomunikasi) dengan kapasitas 100 mbps, hingga saat ini baru bisa mengakomodasi kebutuhan jaringan untuk 30 satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Itu pun belum maksimal," ujarnya.

Ia menjelaskan penambahan bandwidth tersebut konsekuensinya akan mengeluarkan biaya sekitar Rp 50 juta per bulan.

Ia mengatakan dengan kapasitas saat ini yang 100 mbps, menelan APBD Rp 32 juta per bulan.

Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Dishubkominfo Musirawas Al-Azhar mengatakan pengembangan jaringan konsumsi dan informasi itu penting sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia bidang teknologi informasi komunikasi.

Idealnya, katanya, setiap perkantoran pemerintahan, bahkan setiap sekolah, wajib disediakan jaringan TI secara gratis.

"Biar pun terpencil asal jangan terkucil," katanya.

Pengembangan jaringan komunikasi dan informasi itu, katanya, dilakukan secara bertahap.

"Meskipun jaringan pemanfaatan TI untuk kantor SKPD dan sekolah daerah itu, saat ini belum maksimal, tetap diupayakan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah," katanya seperti dilansir dari laman beritasatu.