Konvensi Hak Anak PBB 20 November; Siap Diperingati....!

Konvensi Hak Anak PBB 20 November; Siap Diperingati....!

Kantor Kementerian PP-PA, Jakarta, Kabarindo- Tak terasa 20 November mendatang.

Konvensi Hak Anak PBB sudah 25 tahun, saat Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait bersama mitranya Koalisi Indonesia - KIB menyambangi ruang kerja pagi tadi.

Dipastikan beliau akan hadir menjadi keynote speaker 25 tahun Konvensi Hak Anak PBB sejak tahun 1989. "Acara ini menarik dan saya akan sesuaikan jadwal saya untuk bisa hadir diacara tersebut dengan para aktivis dan pemerhati anak," papar mama Yohana, begitu ia kerap disapa oleh awak media.

Dari informasi yang dirangkum oleh redaksi, rencananya 20 November yang dihelat di Hotel Borobudur akan menghadirkan Seminar Nasional dengan pembicara dari Dirjen Resos.Kemsos Samsudin dan Muh.Jaelani Koordinator Koalisi NGO Pemantau Hak Anak, Yenny Wahid- Wahid Institute dan tentu saja Bu Menteri PP dan PA Prof.Yohana S Yambise sebagai keynote speaker dari pukul 08.30 - 12.30.

Konvensi Hak Anak (KHA) Perserikatan Bangsa-Bangsa 1989 merupakan perjanjian yang mengikat secara yuridis dan politis di antara berbagai Negara yang mengatur hal-hal yang berhubungan dengan hak anak.

Hak anak yang dimaksud adalah hak asasi manusia untuk anak.

Indonesia meratifikasi KHA dengan Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 pada tanggal 25 Agustus 1990. Meskipun demikian, Indonesia tidak menerima seluruh Pasal KHA (total 54 Pasal).
Tujuh Pasal kunci yang direservasi oleh Indonesia, yaitu Pasal 1 (Definisi), Pasal 14 (hak anak atas kemerdekaan berpikir, berkeyakinan dan beragama), Pasal 16 (hak privasi), Pasal 17 (hak anak mendapatkan informasi layak anak), Pasal 21 (Adopsi), Pasal 22 (Pengungsi Anak), dan Pasal 29 (tujuan pendidikan). 

Dengan diratifikasinya KHA oleh Indonesia, telah memberi warna pada berbagai kebijakan dan ketentuan terkait dengan anak. Pertama, Adanya penambahan Pasal 28B ayat (2) pada Undang-Undang Dasar 1945 pada Amandemen Kedua, yaitu “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi.” Kedua, Presiden Republik Indonesia bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Apakah Anda sudah tahu 10 Hak Anak Indonesia ? (Berdasarkan Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989)
1. Hak untuk BERMAIN
2. Hak untuk mendapatkan PENDIDIKAN
3. Hak untuk mendapatkan PERLINDUNGAN
4. Hak untuk mendapatkan NAMA (identitas)
5. Hak untuk mendapatkan status KEBANGSAAN
6. Hak untuk mendapatkan MAKANAN
7. Hak untuk mendapatkan akses KESEHATAN
8. Hak untuk mendapatkan REKREASI
9. Hak untuk mendapatkan KESAMAAN
10.Hak untuk memiliki PERAN dalam PEMBANGUNAN

Pasca Seminar 20 November akan berlanjut dengan FunWalk 14 Desember yang sepenuhnya disponsori oleh ArthaGraha Grup Peduli dan diawali oleh Workshop Nasional Relawan Sahabat Anak selama tiga hari, 3-5 Desember 2014.


Stop Child Abuse...............!