Lagu Maudy Ayunda; Terinpirasi Kemacetan Jakarta

Lagu Maudy Ayunda; Terinpirasi Kemacetan Jakarta

Jakarta, Kabarindo- Sering terjebak kemacetan di ibu kota Jakarta saat beraktivitas sehari-hari telah menginspirasi aktris dan penyanyi Maudy Ayunda untuk menuangkannya dalam sebuah lagu berjudul Jakarta Ramai.

"Itu merupakan lamunan pas Jakarta sedang ramai, macet," kata Maudy, saat peluncuran lagu tersebut di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Pada 2015, Maudy sempat magang di salah satu perusahaan di Jakarta untuk mengisi waktu rehat dari kuliahnya di Inggris. Dia kini masih tercatat sebagai mahasiswi jurusan filsafat, politik, dan ekonomi di Oxford University, Inggris Raya.

Selama satu setengah bulan, Maudy pun merasakan gundah karena harus terjebak kemacetan hampir setiap hari.

Ia juga merasa terganggu karena banyak energi yang terkuras selama di jalan, sekaligus melihat keresahan orang-orang di sekelilingnya.

“Tidak semua orang tahu, apa yang mereka mau dan menjalani hidup seperti yang mereka inginkan,” ungkapnya.

Pada saat terjebak kemacetan, Maudy pun menemukan paradoks, bagimana seseorang suka merasa kosong saat berada di keramaian. "Keresahan individual di suatu kota besar," tutur dia.

Maudy pun menuangkan pengalamannya itu dalam lirik lagunya, "Jakarta ramai, hatiku sepi. Jangan kau tanya, mengapa sedih".

Pembuatan lagu yang diaransemen oleh musisi Tohpati itu cukup sederhana. Maudy menulis dan menciptakan melodi sendiri dengan gitarnya. Hanya saja, proses pembuatannya harus terputus-putus karena kesibukannya kuliah di negeri orang seperti dilansir dari laman beritasatu.