Lemhanas Cari Format Pemimpin Ideal; Sambut Pilpres 2014

Lemhanas Cari Format Pemimpin Ideal; Sambut Pilpres 2014

Auditorium Lemhanas, Kebon Sirih, Jakarta, Kabarindo- Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda Lemhanas mengajak media massa ibukota berdiskusi.

Kali ini bertajuk Pemilu dalam Perspektif Wawasan Kebangsaan. Diawali dengan paparan Budi Susilo Supandji selaku Gubernur Lemhanas yang menegaskan pentingnya mencari format ideal pemimpin masa depan yang sesuai dengan Cita-Cita Nasional & Rencana Pembangunan Jangka Panjang Yang Visioner.

Lanjut dijelaskan gamblang oleh Lumban Sianipar selaku tenaga ahli pengajar bidang ketahanan nasional.

"Rakyat harus cerdas dan partisipatif sehingga objektif saat siapapun yang terpilih harus bisa menerima dan mendukung walau pilihannya kalah dalam pilpres dalam kondisi kekinian yang plural," paparnya lugas.

Untuk itu Langkah-langkah yang perlu dilaksanakan adalah:

-Pemerintah menyelenggarakan sosialisasi UU terkait dengan PEMILU dan nilai-nilai kebangsaan perlu partisipasi PERS.
-TNI dan Polri harus tingkatkan NEtralitasnya.
-KPU melaksanakan pemilu sesuai tahap dan melaksanakan komunikasi yang seimbang dengan parpol peserta pemilu
-Parpol melaksanakan konsolidasi
- Pencerahan kepada masyarakat.

Berkenaan dengan kekhawatiran masih tingginya angka golput sampai 40% pihak lemhanas pernah melakukan penelitian partisipasi politik dalam beberapa waktu lalu yang berindikator pada trust dan kecenderungan dari politik dengan aspirasi masyarakat.

"Ada kecenderungan makin maju sebuah negara maka angka golput ikut naik karena mereka sudah percaya dengan sistem yang makin baik dalam negara tersebut sehingga golput akan turun apabila pemerintah bisa membuat trus dengan PEMILU yang adil dan terpercaya," lanjutnya lugas.

Sementara itu tentang Geo Leadership yang disinggung bahwa mengaju pada konsepsi ketahanan nasional pada pidato Bung Karno tahun 1965 di kantor Lembaga Pertahanan Nasional yang meminta membangun politik yang berdasarkan konstalasi geografis suatu daerah.

Lemhanas juga pernah meneliti tentang pemilihan langsung ditingkat daerah dan pemilihan gubernur untuk DPRD saja saat era Muladi.


Indonesia Menuju Pemilu yang sesuai dengan Cita-Cita Nasional.....!