Lily Bunga Terakhirku; Debut Perdana Indra Birowo Di Layar Lebar

Lily Bunga Terakhirku; Debut Perdana Indra Birowo Di Layar Lebar

Jakarta, Kabarindo- Redaksi mendapati kabar gembira dari 700 Pictures.

PH tersebut siap merilis film terbarunya dengan genre dark romance yang disutradarai oleh Indra Birowo, 3 September 2015 mendatang.

Mengawali debutnya sebagai sutradara film layar lebar, Indra berharap filmnya mendapat sambutan positif dari para pencinta film thriller di Tanah Air.
“Film merupakan suatu wadah untuk berbagi, sebuah personal statement dari si pembuatnya yang dapat memberikan rasa dan pengalaman yang berbeda untuk pecintanya. Lily Bunga Terakhirku diharapkan dapat memberikan nuansa pengalaman rasa yang tidak biasa buat penontonnya.”

Dikawal dengan duo penulis skenario handal yakni Priesnanda Dwi Satria dan Ilya Sigma, Indra Birowo siap mencengangkan.

Film ini berceritakan mengenai kisah seorang anak (Tura) yang memiliki trauma masa lalu karena menyaksikan terbunuhnya Ibunya setelah diperkosa oleh beberapa kelompok penjahat. Akibat rasa bersalah karena tak bisa menolong Ibunya, tujuan hidupnya hanya ada satu, yaitu berdedikasi terhadap sang Ibu dengan memburu para pemerkosa, dan memberikan pelajaran untuk mereka.

Saat Tura dewasa, dia bertemu dengan Lily salah seorang pelanggan toko bunganya yang ternyata seorang high-class prostitute. Timbullah cinta mendalam di antara mereka. Cinta yang terbungkus obsesi dari Tura membuatnya berusaha keras untuk memendam sisi gelapnya.

Tura diperankan oleh Baim Wong yang mengawali debutnya sebagai pemain utama di film layar lebar. Totalitas Baim dalam mendalami peran psikopat sangat terlihat di film ini. Satu saat dia bisa menjadi seseorang yang sangat penyayang dan seketika dia dapat berubah menjadi psikopat yang obsesif dan kejam. Peran Baim Wong yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemeran protagonist di dunia sinetron Indonesia patut sekali ditunggu.

Salvita Decorte memerankan tokoh utama di film ini sebagai Lily. Salvita adalah aktris pendatang baru berdarah Indonesia-India-Jerman yang sebelumnya kita kenal sebagai salah satu model top di Indonesia.

Film ini betul-betul menguji perannya sebagai Lily, pelacur kelas atas, yang terperangkap oleh situasi yang pelik.

Film ini juga dibintangi oleh aktris kawakan Indonesia, Wulan Guritno yang berperan sebagai Bunda. Seorang mucikari yang mendidik dan merawat anak-anak dari kecil untuk dijadikan pelacur kelas atas.  Bunda yang overprotective terhadap Lily mencoba segala cara untuk menghalangi hubungan di antara mereka berdua.

Disamping itu, terdapat juga beberapa nama-nama actor dan aktris yang turut bermain dalam film ini, diantaranya; Tanta Ginting, Adul, Mike Lucock, dan Verdi Solaeman.

Berbeda dengan film-film lokal kebanyakan yang cenderung “ringan”, Lily Bunga Terakhirku menawarkan sesuatu yang baru dengan menonjolkan intrik psikologis penuh twist yang mendebarkan.

Indra Birowo sebagai sutradara baru menghadapi tantangan yang cukup beragam dalam proses pembuatan film ini. Mulai dari cuaca yang kurang kondusif, proses editing yang cukup alot dan proses treatment yang berbeda membuat film ini sangat berkesan untuknya. “Beruntungnya semua crew dan pemain yang terlibat dalam film ini merupakan crew-crew yang sudah banyak pengalaman di industri perfilm-an, sehingga membuat saya lebih percaya diri dan sistematis dalam pengambilan gambar.” tutup Indra Birowo.


Penasaran ?