Mendag Akhir Tahun; Anugerahi Enam Kota Peduli Konsumen

Mendag Akhir Tahun; Anugerahi Enam Kota Peduli Konsumen

Bandung, Kabarindo- Kota Jakarta boleh saja punya predikat sebagai Ibu Kota negara, tetapi soal predikat sebagai kota yang peduli pada konsumen, Jakarta justru gagal mengantongi status ini.

Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel memilih enam kota berstatus “Daerah Peduli Konsumen”, dan Jakarta, sebagai Daerah Khusus Ibu Kota Negara Republik Indonesia itu tidak termasuk dalam daftar penerimanya.

Mendag juga menganugerahkan gelar “Perusahaan Peduli Tertib Ukur 2014” kepada enam perusahaan.

Penyerahan piagam penghargaan dan trofi dilakukan dalam acara Temu Pelanggan Direktorat Metrologi Tahun 2014, Rabu (26/11), di Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat.

Enam perusahaan penerima Penghargaan Perusahaan Peduli Tertib Ukur 2014 ialah PT. Medco E&P Indonesia, PT. Odira Energy Persada, PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan, PT. PGN (Persero) Tbk. SBU DW I, Perusahan Timbangan SSS-Solo, dan PT. Semen Tonasa Biringere-Pangkep Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, dan Kota Denpasar ditetapkan sebagai Daerah Peduli Konsumen Tahun 2014. Sedangkan pada tahun 2013, daerah yang telah meraih penghargaan yaitu Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sumatera Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Padang, dan Kota Bogor.

”Setelah meraih penghargaan, saya berharap perusahaan harus secara tertib menera dan menera-ulangkan alat-alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kemetrologian," demikian ditegaskan Mendag Rachmat.

Sementara, daerah yang mendapatkan penghargaan “Daerah Peduli Konsumen”, Mendag Rachmat menyatakan keberhasilan yang telah dicapai tersebut dapat dipertahankan dan dijadikan sebagai contoh bagi daerah lain dalam melakukan pembinaan dan perlindungan terhadap konsumen.

Pada acara Temu Pelanggan yang mengangkat tema “Excellent Services for Excellent Measurements” tersebut, Mendag Rachmat didampingi Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, Widodo.

"Kegiatan ini penting guna meningkatkan hubungan kerja sama yang lebih baik dengan pelanggan, serta mendapatkan umpan balik dari pelanggan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada publik,” jelas Mendag.

Sekitar 300 wakil dari berbagai perusahaan yang mengajukan izin tipe/izin tanda pabrik dan perusahaan yang wajib tera UTTP penanganan khusus dan kalibrasi hadir dalam acara tersebut. Berbagai masukan diungkapkan dalam acara ini secara interaktif.

Perizinan Online
Sementara itu, guna mempercepat dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Kementerian Perdagangan membangun sistem perizinan online. "Sistem perizinan online ini akan memudahkan masyarakat dalam proses membuat perizinan," tegas Rachmat.

Pada acara tersebut, turut diundang sejumlah kepala daerah provinsi dan kota/kabupaten yang telah berperan serta secara aktif dalam membina urusan kemetrologian dan perlindungan konsumen di daerahnya masing-masing.