Nikmati Masakan Khas Jatim; di Bisanta Surabaya

Nikmati Masakan Khas Jatim; di Bisanta Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Ingin menikmati masakan khas Jawa Timur yang dikenal lezat?

Kita bisa menyantapnya di Hotel Bisanta Bidakara Surabaya yang menawarkan aneka masakan khas Jatim diantaranya rawon daging, rawon iga, rawon buntut, rujak, semanggi, lontong balap, kikil serta bermacam soto mulai soto ayam, soto daging hingga soto Madura. Tamu bisa memilih sesuai selera.

Menurut Humas Bisanta Bidakara Surabaya, Diar, hotelnya memang dikenal menyajikan masakan Jatim sebagai menu sehari – hari yang menjadi favorit para tamu.

“Menyambut HUT Jatim pada Oktober mendatang, kami memberikan diskon untuk menu – menu tersebut,” ujarnya pada Kamis (26/9).

Bermacam menu Jatim tersebut hasil olahan tim dapur Bisanta pimpinan Executive Chef H. Moch. Rochim. Ia mengatakan, rawon dan rujak merupakan dua menu yang paling disukai tamu.

“Rujak disukai tamu dari luar kota, kebanyakan dari Jakarta. Mungkin mereka berasal dari Surabaya, pernah tinggal di sini atau orang Jakarta yang memang suka rujak,” ujarnya.

Rochim menjelaskan, rawon menggunakan daging sapi bagian top side. Daging direbus dua kali. Setelah rebusan pertama, daging dipotong – potong bentuk dadu. Tumis bumbu yang telah dihaluskan sampai harum. Tambahkan laos yang telah dimemarkan dan daun jeruk perut. Rebus lagi daging bersama bumbu hingga matang.

Menurut Rochim, rawon olahannya menggunakan kluwek Bali yang lebih hitam dan lebih enak rasanya. Untuk bumbu seperti rawon lainnya, tapi ditambah kecap manis.

Rawon disajikan Bisanta tiap hari, terutama pada pagi hari yang merupakan saat paling pas untuk menyantap rawon sebagai menu sarapan. Pendamping rawon yang pas adalah taoge, sambal terasi udang dan krupuk udang dengan lauk tambahan tempe dan telur asin.

“Rawon daging menjadi favorit tamu di Bisanta,” ujar Rochim.

Menurut ia, teman minum yang cocok adalah es Manado yang ada rasa manis dan asam. Cocok dinikmati siang hari karena menyegarkan. Air degan pada es Manado menetralkan rasa petis yang mungkin agak amis.

Untuk rujak cingur menggunakan bahan cingur yang empuk. Caranya cingur direbus utuh dalam wadah tertutup selama 30 menit kemudian ditiriskan lalu digoreng sebentar dalam minyak panas dengan api kecil. Bumbu rujak adalah campuran petis udang dan petis Madura supaya rasanya pas. Petis ini dipadu kacang tanah, terasi, gula merah, gula pasir, bawang putih, pisang kluthuk, asem matang dan garam.

“Bumbu dibuat plain. Jika akan disajikan baru diulek dengan tambahan cabe dengan tingkat kepedasan sesuai selera tamu,” ujar Rochim.

Sebagaimana rawon, kurang afdol jika menyantap rujak tanpa krupuk putih sebagai pendamping. Teman minum yang cocok bisa es teh atau jus buah.