PLTA Tanah Air; Harus Makin Diperhatikan

PLTA Tanah Air; Harus Makin Diperhatikan

Jakarta, Kabarindo- Indonesia memiliki sungai yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Data Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum menyebutkan potensi tenaga air Indonesia cukup besar yaitu mencapai 75.000 MegaWatt (MW).

Meski demikian hingga kini laju pertumbuhan PLTA di Indonesia sangat lamban.

Terhadap masalah ini Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mudjiadi mengatakan, Indonesia harus mempercepat laju pertumbuhan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang terdapat di berbagai daerah terutama mengingat masih besarnya potensi tenaga air yang masih belum diberdayakan dengan optimal.

Sementara data yang dimiliki Kementerian ESDM menyebutkan, potensi sumber energi tenaga air tersebar yaitu sebanyak 15.600 MW di Sumatera, 4.200 MW di Jawa, 21.600 di Kalimantan, 10.200 MW di Sulawesi, 620 MW di Bali-NTT-NTB, 430 MW di Maluku dan 22.350 MW di Papua.

Sebelumnya, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Tumiran menyatakan pemerintah perlu mengoptimalkan berbagai sumber energi di Tanah Air untuk menghasilkan daya listrik. Artinya, Indonesia butuh tambahan energi listrik minimal sekitar 120 GW seperti dilansir dari laman energitoday.