PMI Jateng; Bangun Gedung Rp 7 M

PMI Jateng; Bangun Gedung Rp 7 M

Jateng, Kabarindo- Palang Merah Indonsesia (PMI) sebagai lembaga sosial kemanusiaan membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk dapat mengemban dan melaksanakan misi kemanusiaan. PMI Provinsi Jawa Tengah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pembangunan Gedung Markas dan Unit Donor Darah (UDD) komplek PMI Center Jateng di Sambiroto-Semarang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Tubagus Kelana Brata mengatakan bahwa PMI adalah mitra pemerintah, sehingga dukungan kepada PMI merupakan hal yang wajib. “PMI itu mitra pemerintah, keberadaan gedung markas dan UDD yang representative tentu akan menjadi kebanggaan Jawa Tengah,” tuturnya, saat peletakan batu pertama pembangunan Gedung Markas dan UDD di Semarang, Jumat (22/5).

Ketua PMI Jateng H. Imam Triyanto mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selalau memberikan dukungan kepada PMI Jateng. “Pembangunan gedung baru (markas dan UDD) ini merupakan wujud sinergi antara PMI dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dana Hibah tahun anggaran 2015 sebesar Rp 7,8 Milyar,” jelas Imam.

Dihadiri pula oleh Ketua bidang Oragnisasi PMI Pusat H. sasongko Tedjo, Camat Tembalang, Kapolsek Tembalang, Danramil Tembalang, dan Lurah Sambiroto. Gedung yang akan dibangun nantinya memiliki 2 (dua) lantai dengan luas bangunan mencapai 1.400 m2. “Bangunan ini nantinya digunakan untuk markas, ruang aktap, laborat darah, ruangan kerja staf, dan juga ruang pelatihan khusus pengolahan darah,” terangnya.

Bangunan yang dikerjakan oleh PT. Dipomulyo Mas (kontraktor) ini direncanakan dapat selesai pada November 2015. Saat ini markas dan UDD PMI Jateng menempati gedung asset pemprov Jateng di Jl. Tanjung 11 A Semarang. “Markas dan UDD PMI yang baru ini diharapkan meningkatkan kinerja staf dalam pelayanan kepada masyarakat,” harap Imam.

Saat ini komplek PMI Center Jateng telah berdiri Pusdiklat (pusat pendidikan dan latihan), gudang Pelayanan Bencana Regional Jawa Bagian Barat, dan lapangan outbound. “Kami ingin mewujudkan PMI yang berkarakter, professional, mandiri dan dicintai masyarakat,” pungkasnya.