Panglima TNI Beri Rp 100 Juta; Untuk Prajurit Penyelam

Panglima TNI Beri Rp 100 Juta; Untuk Prajurit Penyelam

Jakarta, Kabarindo- Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko.

Ia merasa bangga terhadap prajuritnya, khususnya para penyelam yang terlibat dalam pencarian pesawat AirAsia QZ 8501.

Setelah berhasil mengangkat ekor pesawat Sabtu (10/1) lalu, para penyelam kembali berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR) yang merupakan bagian kotak hitam (black box) pesawat di perairan Karimata Kalimantan Tengah, Senin (12/1).

Sebagai bentuk rasa bangga, Panglima memberikan Rp 100 juta kepada 81 penyelam. Dia berharap mereka masih kuat untuk bisa menemukan korban dan bagian pesawat yang belum ditemukan.

"Saya ingat saat datang pertama menemukan ekor. Saya ke sini lagi bisa angkat ekor, kemudian Flight Data Recorder. Saya datang ke sini, harus bisa temukan sisanya (bagian pesawat lain)," kata Jenderal TNI Moeldoko di geladak KRI Banda Aceh.

Dalam pantauannya, Moeldoko didampingi Kasal Laksamana Madya TNI Ade Supandi, Kasau Marsekal Madya TNI Agus Supriyatna, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI M Fuad Basya dan beberapa pejabat teras Mabes TNI.

Ia juga menyampaikan ucapan terma kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan semangat dalam pencarian AirAsia. Selain itu, Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada armada militer negara sahabat, Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan elemen lainnya yang turut membantu operasi pencarian AirAsia QZ8501.

"Selaku Panglima TNI, saya berterima kasih kepada masyarakat Indonesia, Basarnas, dan prajurit yang tidak kenal waktu dan bahaya. Terima kasih kepada masyarakat internasional, negara sahabat yang mengerahkan kekuatan alutsista dan kekuatan personel," ujarnya seperti dilansir dari laman beritasatu.