Panglima TNI; Pastikan TNI Jadi Pilar Utama bangsa Bersama Rakyat

Panglima TNI; Pastikan TNI Jadi Pilar Utama bangsa Bersama Rakyat

Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka menyongsong HUT TNI ke-70 tahun 2015 yang jatuh setiap tanggal 05 Oktober, besok.

Panglima TNI bersama jajaran pimpinan kesatuan TNI AD, TNI AU, TNI AL hari ini 04 September 2015, mengadakan konferensi pers dihadapan awak media.

Pada awal pernyataan persnya, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo mengajak semua prajurit TNI dan keluarga TNI untuk memberikan penghormatan serta penghargaan kepada para pahlawan, sesepuh dan para pejuang yang telah mendarma baktikan dirinya dan mengukir berbagai prestasi sehingga kita bisa seperti sekarang ini.

TNI juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Republik Indonesia, yang telah mengalokasikan anggaran untuk mobilisasi Alutsista dan kesejahteraan prajurit yang semakin meningkat.

Selanjutnya TNI mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan dan support kepada TNI, saat ini merupakan momentum penting dan membanggakan bagi TNI karena reformasi internal baik struktural, visual yang sepenuhnya telah kami lakukan, walaupun masih ada kekurangan, ujar Gatot Nurmantyo pada penyampaian pidatonya di pelataran Lobby, Kantor Mabes TNI, Cilangkap siang ini.

Dengan segala kekurangan yang masih ada, secara umum kami telah berada pada posisi jati diri TNI sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang yaitu sebagai Tentara rakyat, Tentara pejuang, Tentara Nasional dan juga Tentara Profesional, Tentara yang terlatih, terdidik diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis dan dijamin kesejahteraannya serta mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi hukum, Hak Asasi Manusia, ketentuan hukum nasional dan internasional, tegasnya lanjut.

Dan pada kesempatannya, Panglima TNI, mengungkapkan, "Saya menyadari masih ada oknum TNI yang tega menyakiti hati rakyat, dengan membuat hal-hal yang tidak senonoh atau tidak seperti yang harus dilakukan, oleh karena itu dalam hal ini, dari hati yang paling dalam dan tulus, saya mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, ucapnya.

Dengan menyambut hari Ulang tahun TNI ke-70 ini, sesuai tema, yaitu  bertekad untuk bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. "Ada 2 makna yang mendalam yang berkaitan tema tersebut, yaitu pertama, TNI sadar dan memahami betul bahwa menurut fakta sejarah, perjuangan bangsa, TNI lahir dari rakyat pejuang yang berjuang merebut kemerdekaan tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan, rakyat dilandasi dengan semangat gotong royong dan energi sosial merdeka atau mati untuk mengusir para penjajah dari bumi pertiwi, dan setelah merdeka dapat kita raih sebagian rakyat kembali pada profesinya masing-masing, tutur Panglima.

"Dengan segala permasalahan, halangan, tantangan serta kesulitan yang ada, bersama rakyat TNI kuat, kokoh dan berkembang serta dapat berjuang bersama-sama menyelesaikan segala masalah dan segala ancaman bangsa dan negara, bersama rakyat TNI profesional, sehingga kekuatan TNI adalah rakyat, yang juga sebagai faktor kunci penentu untuk turut serta menjaga kedaulatan bangsa dan NKRI,"ungkap Panglima TNI.
Marilah, ajak Panglima TNI, kita bersama-sama saling mengingatkan, pada moment HUT TNI ke-70 ini, untuk terus menjaga dan saling memuji, bersatu serta saling membantu antar komponen bangsa dalam mewujudkan Indonesia berdaulat.

Dan pada kesempatan yang sama, Panglima menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh prajurit yang telah memilih jalan yang sulit, namun dengan keteguhan sikap dan niat yang suci, bertekad menjadi bayangkari negara, kalian rela mati, rela berjuang memalui jalan yang tajam, penuh terpaan angin dan disaat bersamaan kalian memiliki orang tua, anak dan keluarga yang seharusnya berada disampingnya, namun kalian memilih untuk menunaikan panggilan tugas. "Hati kalian menangis, namun wajah kalian tetap tersenyum, saya bangga terhadap pengabdian kalian, tutur Gatot Nurmantyo.

Terakhir pesan dan perintah Panglima TNI, dalam menyongsong HUT TNI ke-70, yakni menyampaikan perintah harian sebagai pedoman kepada semua prajurit dalam melaksanakan tugas, adapun pedoman itu adalah sebagai berikut, pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kedua, tingkatkan dedikasi dan loyalitas yang senantiasa berpedoman pada sapta marga, sumpah prajurit, lapan wajib TNI, sebelas asas kepemimpinan TNI  serta panca prasetia kopti, ketiga, tingkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat, sebagai pilar utama dalam menghadapi terhadap gangguan, ancaman dan tantangan dalam pelaksanaan tugas, keempat, tingkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit, kelima, melaksanakan konsolidasi dalam rangka pembangunan kekuatan dan kamampuan TNI dengan melanjutkan pengorganisasian alutsista TNI, keenam, tingkatkan efektivitas dalam setiap pelaksaan tugas dengan membangun soliditas, ketujuh, berpikirlah secara sederhana namun berpengaruh nyata terhadap kepentingan TNI, seraya tetap mengedepankan kreativitas dan inovasi, kedelapan, laksanakan tugas dengan penuh semangat, kesembilan, pelihara ikatan harmonisasi dengan rakyat.

Demikian penyampaian pidato saya, atas nama Tentara Nasional Indonesia, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, atas dukungan dan partisipasinya dalam HUT TNI yang ke-70. TNI adalah Rakyat-Rakyat adalah TNI.


Maju, Kuat, Kokoh bersama Rakyat, tutup Panglima TNI.