Pembatalan Tiket KA; Sudah Bisa Dilakukan Di Stasiun Tertentu

Pembatalan Tiket KA; Sudah Bisa Dilakukan Di Stasiun Tertentu

Surabaya, Kabarindo- Pembatalan tiket kereta api atas permintaan penumpang mulai 1 Januari 2015 bisa dilakukan di stasiun tertentu.
 
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya, Sumarsono, mengatakan pada Minggu (28/12/2014), di wilayah daerah operasi (Daop) 8 Surabaya, ada 6 stasiun yang ditunjuk untuk melayani proses tersebut.
Keenam stasiun tersebut adalah Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Malang, Stasiun Mojokerto dan Stasiun Blitar. Sebelumnya, proses pembatalan tiket KA bisa dilakukan di semua loket stasiun.

Sumarsono menerangkan, proses pembatalan tiket KA dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum jam keberangkatan KA. Bea yang dikenakan atas pembatalan tiket sebesar 25% dari harga tiket di luar bea pesan. Uang tersebut dapat diterima dalam jangka waktu 30-45 hari setelah proses pembatalan. Uang bisa ditransfer ke rekening pemohon atau diambil tunai di stasiun.

Bagi penumpang yang ingin mengubah tanggal keberangkatan (reschedule) perjalanan, proses penundaan bisa dilayani jika tempat duduk untuk KAyang diinginkan masih tersedia dan bisa dilakukan di semua loket stasiun.
Menurut Sumarsono, pemberlakuan kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan tertib layanan kepada masyarakat dengan harapan tiket KA yang dijual betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“PT KAI mengimbau masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanannya dengan baik,” ujarnya.