Pemkot Jakut; Siap Bangun Pengolahan Sampah

Pemkot Jakut; Siap Bangun Pengolahan Sampah

Jakarta, Kabarindo- Untuk menangani sampah-sampah di pesisir pantai hingga tengah laut.

Pemerintah Kotamadya Administratif Jakarta Utara merencanakan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu sampah Akhir di tengah laut.

Wali Kota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono mengatakan sebenarnya urusan sampah di laut dan sepanjang pantai utara Jakarta (pantura) merupakan tugas dan tanggung jawab Unit Pengelola (UP) pesisir.

"Namun sejak UP Pesisir dihapuskan, maka urusan sampah kembali diserahkan kepada Dinas Kebersihan DKI Jakarta," kata Heru dalam acara jamuan makan malam bersama beberapa duta besar sahabat di Kapal Pesiar Quicksilver, Minggu (28/9).

Namun, Heru melihat begitu luasnya tugas Dinas Kebersihan dalam menangani sampah didaratan, membuat sampah di lautan tak tertangani secara optimal.

Daripada menunggu Dinas Kebersihan DKI, dia berinisiatif membangun TPST di tengah laut. TPST ini akan berbentuk seperti kapal di tengah laut.

"Daripada dibiarkan begitu saja sampah tak tertangani, saya bersama PT Pelindo dan beberapa stake holder lainnya sepakat akan membangun tempat untuk proses pengolahan sampah ditengah laut," ujarnya.

Nantinya, akan ada kapal yang tidak hanya dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah yang ada di laut, tetapi sampah laut itu juga akan diproses langsung di kapal tersebut. Sehingga hasil pengolahan sampah tersebut akan lebih mudah dibawa ke daratan.

"Jadi nanti laut akan dibersihkan dari sampah. Lalu sampah akan dibuang ke kapal kemudian diproses pendauran ulang disitu juga. Sampah nggak perlu dibawa langsung ke daratan, tapi langsung diolah disana," terangnya.

Rencananya TPST dalam bentuk kapal ini akan diwujudkan pada tahun depan. Dana pembuatan kapal TPST ini tidak diambil dari APBD DKI. Melainkan dari dana pihak swasta yang telah sepakat untuk menjaga kebersihan pantura dan laut Jakarta.

Sayangnya, Heru masih merahasiakan besaran investasi untuk membangun kapal TPST tersebut.

"Tahun depan kita bangun kapal TPST itu. Kita nggak pakai dana APBD, tetapi dana swasta. Investasinya masih rahasia, karena kapalnya masih dalam tahap desain," paparnya.

Duta Besar Amerika Serikat Untuk Indonesia, Robert O. Blake menyambut baik rencana tersebut. Sebab, pantai dan laut yang bersih dari sampah akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang ingin berwisata bahari di Jakarta Utara.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Walikota. Untuk rencananya membersihkan laut dari sampah. Sebab orang suka sekali air, karena air itu membuat kita relaks," ujar Robert seperti dilansir dari laman beritasatu.