Penjual Kaos Distro Bandung; Raup Rp 45 Juta Selama Puasa

Penjual Kaos Distro Bandung; Raup Rp 45 Juta Selama Puasa

Bandung, Kabarindo- Selain Factory Outlet (FO) yang membuat Bandung terkenal sebagai surga belanja busana, ada satu lagi pusat belanja busana yang digemari Anak Baru Gede (ABG), yaitu distro.

Berbeda dengan FO yang menjual pakaian sisa ekspor laik pakai, penjual kaos distro mendesain, membuat, dan menjual produknya secara mandiri.

Salah satu kawasan di Bandung yang terkenal akan distronya adalah Jl. Sultan Agung. Di tempat tersebut terdapat belasan toko distro dengan ciri khas produknya masing-masing.

Namun pada masa libur Lebaran ini, bahkan sejak awal puasa bermunculan distro mobile. Mereka menggelar dagangannya di bagasi mobil dan berpindah-pindah. Jam operasi sejak pagi pukul 09.00 hingga latur malam dan kaos yang dijual pun bermacam-macam. Mulai dari tema musik, sepakbola, ciri khas Bandung, hingga meniru desain kaos dari luar negeri.

Misalnya, Mega, yang baru sehari menjual jersey sepakbola mengaku meraup untung Rp 2 juta dalam semalam.

"Saya buka jam 2 siang sampai jam 10 malam, untungnya lumayan bisa sekitar dua juta," katanya. Kaos yang dijual Mega dan kawan-kawannya dibuat sendiri, mulai dari desain, pemilihan jenis kaos, hingga mendistribusikannya seperti dilansir dari laman beritasatu.

Di sebelahnya, dengan merek Hoax Cuihhh, Zerman bisa mendapatkan untung hingga Rp 4 juta perhari. Ia membuka distro di bagasi mobilnya lebih awal, sejak pukul 10 pagi hingga 9 malam. Dalam sehari ia bisa menjual puluhan produknya seperti kaos, topi, sweater, dan ikat pinggang. Zerman yang ditemani satu temannya, menceritakan ia mulai menjual kaos distronya sejak awal bulan puasa.

"Untungnya sangat lumayan, sejak awal puasa hingga sekarang untung bersihnya sekitar 45 jutaan," katanya.

Hanya berjarak dua mobil, Yudi yang menjual kemeja flannel dan jaket berbahan jeans pun ketiban rezeki nomplok selama bulan puasa

"Sekarang kan lagi musim pakai kemeja flanel, jadi abg-abg itu beli baju lebarannya ya flanel," katanya. Selama 25 hari membuka distronya, ia sudah meraup untung hingga Rp 25 jutaan.